Барацьба выпуск | RIPPLE ЧАСОПІС Інданэзіі

Барацьба выпуск

Pure Saturday

Hanya kepada Ripple Pure Saturday berbicara tentang album kompilasi retrospektif “Time for a Change, Time to Move On”, vokalis, eksistensi mereka, image dan attitude mereka yang low-profile, hingga persepsi mereka tentang “fighting”.

Pure Saturday & Album Retrospektif “Time for a Change, Time To Move On”

Kenapa enggan menyebut album kompilasi Pure Saturday “Time for a Change, Time To Move On” sebagai sebuah album The Best?
Karena secara tujuan, album ini memang konsepnya bukan album The Best, tapi lebih ke album retrospektif. Kita hanya ingin mengenalkan album-album lama Pure Saturday yang sering kita bawain pas manggung. Apalagi dengan bertambahnya generasi, masih belum banyak yang tahu album pertama Pure Saturday (1996). Bahkan ada anekdot bahwa album pertama Pure Saturday itu adalah album Elora (2005). Selain untuk memperkenalkan, album kompilasi ini juga sebagai benang merah untuk album keempat nanti.

Bagaimana awal cerita pembuatan album kompilasi ini?
Pada awalnya sih kita hanya ingin berkonsentrasi untuk pembuatan album keempat. Namun ada tawaran dari Agus Sasongko (Lil Fish Records) untuk membuat versi remix dari lagu-lagu Pure Saturday. Cuma karena kita tidak memiliki master album pertama Pure Saturday (1996) dan album Utopia (1999), maka ia nawarin buat take ulang album pertama dan kedua tersebut. Tapi setelah dijalanin, sayang aja kalo proyek ini hanya buat versi remixnya doang. Maka sekalian aja dibikin kompilasi retrospektif dari album-album Pure Saturday dari album pertama hingga album ketiga.

Apakah untuk album keempat nanti masih dibawah label Lil Fish Records?
Mereka sih udah nawarin opsi, namun masih nggak tahu juga. Yah gimana entar aja lah. Tapi untuk sementara sih masioh sebatas album kompilasi ini aja.

Konsep lagu “Spoken” dan “Pagi” apakah ada benang merahnya dengan konsep kompilasi ini?
Lirik Spoken menceritakan tentang perjalanan karir Pure Saturday dari pertama hingga sekarang. Jadi memang ada benang merahnya dengan konsep album kompilasi ini. Yah, bisa dibilang dua lagu, “Spoken” dan “Pagi” yang jadi rangkuman perjalanan karir Pure Saturday selama ini.

Lebih susah mana proses pembuatan album “Elora” atau kompilasi ini?
Lebih susah proses pembuatan kompilasi ini. Karena susah ngedapetin moodnya lagi karena ngetake ulang
sih. Ekspektasinya udah beda. Orang-orang sudah
tahu lagu mana yang bakal kita mainkan.

Apakah secara komposisi bakal ada perbedaan dengan versi orisinilnya?
Kita juga ngerekam ulangnya gak bisa asal-asalan. Pasti ada perbedaan sih. Paling secara aura juga udah beda hahaha… tapi kalau secara komposisi sih gak ada perubahan radikal, paling hanya sebatas sound doang.

Ada sesuatu yang berbeda di album kompilasi ini?
Paling pada lagu “Pagi” kita mencoba untuk eksplorasi. Kita juga nyoba untuk brainwash dalam bikin lagu. Kita coba bikin lagu dengan proses jamming. Kita juga bakal mencoba sesuatu yang lebih fresh. Karena kalau bikin sesuatu yang baru tentu mengundang banyak penasarannya.

Apakah nuansa dan gambaran dua single, “Spoken” dan “Pagi” bakal menjadi benang merah musik yang ditawarkan Pure Saturday di album keempatnya ntar?
Hmmm… bisa jadi. Mungkin saja dua lagu tersebut bisa menggambarkan mood kita dalam pembuatan album keempat nanti.

Pure Saturday & Their Vocalist

Biasanya kan Pure Saturday tampil hanya dengan satu vokalis. Tapi akhir-akhir ini tampil dengan dua vokalis (Suar dan Iyo tampil bareng). Apakah ada sesuatu yang berbeda? Canggung atau merasa tidak begitu nyaman?
Kalau sejujurnya sih, lebih enak dengan konsep dua vokalis. Kan di dua vokalisnya juga ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Nah, kalau keduanya ada di panggung kan jadi saling membantu. Antara satu dan yang lainnya jug jadi saling mengisi. Selama pembagiannya pas dan teratur sih selama ini oke-oke saja.

Tampaknya audisi vokalis sedang ramai yah akhir-akhir ini. Tahap audisi vokalis baru Pure Saturday yang ngegantiin Iyo sekarang pada tahap mana? Terus karakter seperti apa?
Kita ingin vokalis baru itu punya karakter sendiri. Nah, kita lihat dulu bagaimana karakternya bisa masuk ke karakter musik Pure Saturday. Kita inginnya dengan album baru, vokalis baru, dan ada warna baru bagi Pure Saturday. Nah kalo misalnya vokalis baru itu karakternya mirip Suar atau Iyo, maka hasil akhir lagu itu 20% sudah bisa terbaca. Kita justru berharap bahwa ada penyegaran dari vokalis baru di album keempat nanti.

Tahap audisinya baru sebatas apa?
Sampai sekarang masih sebatas ketemuan dan inteview. Belum penjajakan lagi. Masih buram sampai sekarang juga. Belum ada tenggat waktunya juga sih. Masih pending. Selain itu kita juga disibukkan dengan proyek kompilasi ini. Pokoknya sehabis proyek kompilasi ini baru deh jalan buat pencarian vokalis baru.

Pure Saturday, Existence, Image, Attitude, and Music Industry

Tak bisa dipungkiri lagi kalau Pure Saturday menjadi pelopor indie, nah pembawaan dan attitude Pure Saturday itu sendiri dari dulu sampai sekarang gimana?
Yah, kita ini ibaratnya punya dua kehidupan. Kalau berada dalam konteks band, yah harus memang bertindak ibarat rockstar. Sementara di kehidupan pribadi lainnya kita hidup dengan kehidupan personil masing-masing.

Agus Sasongko pernah berkata bahwa salah satu tujuannya merekrut Pure Saturday bahwa dengan perjalanan Pure Saturday selama 10 tahun, sudah seharusnya mereka besar tapi sayang Pure Saturday belum dapat momennya. Apakah memang merasa seperti itu?
Kalau momen sih dapat. Kayak di album pertama. Namun sayang yang nanganinnya aja belum serius. Maintainnya belum dapet. Lagian kita juga berpikir bahwa momen itu band bukan tempat menghidupi, tapi masih sebatas fun.

Penghargaan paling besar yang pernah dirasakan Pure Saturday dengan eksistensinya?
Penghargaan paling besar sih dari orang-orang yang masih support dengan Pure Saturday. Kayak bikin Pure People (fans club Pure Saturday), terus dibikin attribute-nya segala. Penghargaan itu sudah berharga banget yang datang dari orang-orang yang ngesupport kita.

Bagaimana proses kalian menjadi exclusive artist NexxG (sebuah alternatif distribusi via digital)?
Pihak NexxG nawarin buat jual lagu-lagu kita dari album pertama. Seperti yang kita tahu bahwa NexxG ini kan memang alternatif distribusi selain bersifat fisik. Malah Pure Saturday itu sendiri lebih dianggap sebagai seorang artist, bukan sebagai rekan distribusi aja. Mereka memperlakukan bagaimana sebuah label dalam memperlakukan artistnya seperti memberikan promosi dsb. Salah satunya dikasih launching single “Spoken” beberapa waktu lalu.

Kan Pure Saturday sudah dianggap besar, kalau suatu saat Pure Saturday bubar sesudah rilis kompilasi ini, apakah kalian sudah merasa puas dengan yang sudah dilakukan selama ini ( 3 album, 1 kompilasi retrospektif, Pure People, attribute, dll.)
Nggak! Secara musiknya sendiri masih banyak pengen eksplorasi lebih jauh. Puncak karirnya itu sendiri masih jauh.

Seperti yang tadi disinggung soal “dua kehidupan” itu, Pure Saturday terkenal dengan personil yang low-profile. Apa kalian setuju dengan attitude rockstar? Terus apa sih yang menurut kalian “ya” tentang hal tersebut dan apa yang “tidak” tentang hal tersebut?
Tidak semua band perlu attitude untuk besar. Tapi mau nggak mau ketika para personil sedang berada pada konteks Pure Saturday, kita ini rockstar. Ketika kita di panggung dan orang-orang merasa terhibur dan nyanyi bareng, maka kita merasa rockstar. Tapi pada saat kita turun panggung, kita kembali ke individu masing-masing. Orang peduli atau nggak peduli yah itulah kita.

Apa yang sudah kalian dapat dengan status rocktar di panggung seperti yang kalian katakan?
Rockstar hanya dalam sebatas musik saja. Bukan dalam penampilan atau attitude. Tuntutan dan treatment orang berbeda-beda. Perlakuan orang-orang ketika kita sedang dalam band ataupun di luar band juga beda-beda. Suatu saat kita memang membutuhkan privasi. Kayak salah satu attitude rockstar kan party nah tidak ada satu orang pun diantara kita yang menyukai party hahaha…

Salah satu penghargaan sebagai band besar kan dengan tanda tangan buat fans, ada nggak fans dari kalangan seleb yang minta tanda tangan personil Pure Saturday?
Nggak ada hahaha… Kita mikir dulu ada nggak yah.

Kehidupan bermusisi kalian dalam tingkat aman itu berada pada titik seperti apa? Kayak Otong Koil kan selalu bikin kontroversi buat bikin namanya naik?
Kita suka, orang lain suka, dapet duit, udah beres.

Berarti kalian memang berbicara dalan konteks musik, sementara attitude menjadi opsi sekian. Memang image seperti apa sih yang diinginkan oleh Pure Saturday?
Yang pastinya kita ingin orang-orang tahu Pure Saturday dari musiknya. Bukan karena tingkah laku selebritis dan bla… bla… Yah tujuan kita bikin musik jugan bikin karya yang bagus. Kita pingin orang-orang tahu dari musik Pure Saturday yang bagus. Orang-orang lebih respek dengan musik Pure Saturday aja dulu, nah baru orang-orang ‘ngehdengan para personil Pure Saturday. Mungkin para personil Pure Saturday ketinggalan dalam hal attitude bermusik dari band-band baru sekarang.

Ketinggalan. Maksudnya?
Maksudnya untuk urusan fashion dan attitude bagi Pure Saturday jadi opsi nomor sekian. Kita tidak up-to-date. Karena kita sendiri tidak mikirin ke sana. Mau mulai dari kehidupan personil hingga ke status rockstar itu sendiri kita pingin jadi diri sendiri.

Kalau boleh saya kasih statement “Pure Saturday, band yang ketinggalan zaman dalam attitude dan fashion dibandingkan band tengil zaman sekarang yang menonjolkan attitude dan fashion”.
Nggak masalah. Karena Pure Saturday kesimpulannya memang seperti itu. Kita nggak pengen dikenal orang dengan kacamatanya kayak Radja.

Banyak yang mengatakan bahwa attitude dan fashion menjadi faktor pendukung kesuksesan band. Kalian kan tidak seperti itu. Kesuksesan sebuah band di kaca mata kalian dilihat dalam persfektif seperti apa?
Bisa aja kalau ngelihat materinya yang bagus. Musik yang bagus adalah kuncinya. Orang-orang zaman sekarang kan lebih rindu inovasi dalam musik. Berkaca ke musik aja dulu lah…

Dengan predikat dan pengalaman kalian sekarang-sekarang. Sebenarnya si Pure Saturday ingin dibawa ke arah mana?
Minimal orang-orang tahu dengan Pure Saturday. Terus orang-orang mengenal Pure Saturday itu dari musiknya. Kedua hal itu aja dulu. Karena kalau diambil kesimpulan justru image dan attitude Pure Saturday itu lebih ke arah situ.

Memang posisi idealnya berada di titik seperti apa diantara keragaman musik Indonesia saat ini?
Idealnya sih kita pingin menuju go international. Main di Reading atau Glastonburry wuihhh… kayaknya ideal banget.

Harapan kalian untuk pengamat dan fans musik di Indonesia itu gimana?
Kalau dari fans musik itu kan hanya masalah selera. Justru kuncinya adalah pengamat musik/ jurnalis musik/ media/ records label yang jadi guru dan turut mencerdaskan fans musik di Indonesia. Selama ini pola budaya seperti itu yang terjadi di Indonesia. Salah satu upaya mencerdaskan menurut persepsi kami sih salah satunya dengan tidak menjadikan bisnis berada pada opsi nomor satu dan 100 %. Kalau dulu kan, karya dulu yang bagus baru dijual. Nah sekarang kan lebih berorientasi pada bisnis. Kalau boleh sih pengamat musik/ jurnalis musik posisinya lebih independent. Gak ada intervensi dari records label maupun band itu sendiri. Dari kacamata sendiri itulah kita berpikir biar musik yang berbicara banyak. Ok, kita sendiri jadi pengen nanya pada orang-orang diluar Pure Saturday, ngelihat Pure Saturday itu kayak apa?

Kalau boleh dibilang, Pure Saturday itu adalah band besar tapi kecil. Baik secara individu yang low-profile hingga dilihat secara industrinya menurut saya.
Ade: yah saya setuju kalau anggapan orang di lingkungan musik independen bahwa menganggap Pure Saturday itu besar. Cuman di luar band bahwa kita itu emang low-profile. Karena kalau makna besar itu secara keseluruhan baik itu sedang berada dalam konteks band hingga di luar band, orang akan mengganggap bahwa personil itu besar.
Adhi: saya tidak terlalu setuju, karena kita tidak mengganggap bahwa kita ini besar.
Udhi: Jadi pengen nanya lagi, emang band besar itu kayak gimana?

Pertama, kalian menginspirasi dan tidak sedikit band yang terinspirasi kalian bahkan meniru kalian. Kedua, memiliki basis massa yang loyal seperti Pure People. Ketiga, ada apresiasi seperti attribute to Pure Saturday beberapa waktu lalu.
Yah, bahkan Emil Naif aja pernah ngomong bahwa Pure Saturday udah layak dapat apresiasi seperti itu. Kita sih dengan senang hati menerima semua itu. Tapi kalau secara jujur, pas dibikin attributenya setahun lalu, bikin kita berpikir apa memang kita berpikir sudah pantas dan sejauh itu. Ok, mungkin kita menginspirasi dan kita menerima semua itu. Tapi statement “Besar Tapi Kecil” itu tadi secara individu memang nggak masalah. Kita masih menerima anak-anak Pure People ke hotel dan ngobrol-ngobrol. Karena kita menganggap mereka teman. Tapi ketika di panggung kan udah beda lagi. Buat sebagian orang kan Pure Saturday sudah ada di level besar tadi.

Ok, tadi statement “Besar Tapi Kecil” secara individu, nah kalau secara industri di industri indie kan kalian itu “besar” sedangkan di industri musik Indonesia kalian itu “kecil”.
Karena band apapun yang berangkat dari indie atau taglinenya itu indie pasti akan selalu kecil di dunia mainstream. Contohnya saja Arctic Monkeys, mungkin mereka udah besar dan main di mana-mana tapi secara industri musik mainstream mereka kecil dan masih kalah mungkin oleh Linkin Park. Mungkin polanya sudah seperti itu.

Ok, bagaimana caranya kalian bisa menjadi besar secara industri dan kultur?
Kita ini kehilangan banyak momen makanya kita nggak pernah menganggap bahwa Pure Saturday itu band besar. Mulai dari tahun 1996, kita kan vakum lama dan kita mengganggap bahwa gak ada progress dalam band ini. Sementara semua orang mengganggap bahwa band ini besar. Band ini besar dengan cara yang hening dan apa adanya bukan dengan kontroversi dsb. Biar saja semuanya seperti itu. Jadi kita besar lewat persepsi orang. Bukan lewat kontroversi kita sendiri. Sehingga kata “besar” itu muncul dengan sendirinya. Karena buat kita umur band ini belum begitu besar.

Kalau diibaratkan fase, Pure Saturday itu sendiri berada di tahap apa? sementara persepsi orang justru menganggap Pure Saturday udah tua dan Living Legend?
Kita masih berada di level Pre-intermediate. Yah usia ABG. Kita belum puas dengan hal sejauh ini. Masih banyak PR secara musik dan industrinya. Masih banyak orang yang belum tahu Pure Saturday. Orang-orang di Sulawesi dan Sumatera masih banyak yang belum tahu Pure Saturday. Karena menurut pandangan orang saja yang mengganggap Pure Saturday itu besar.

Pure Saturday & Fighting

Hal yang paling keren atau cool menurut kalian?
Internet dan Steve Jobs.

Sebaliknya hal yang paling kampungan atau norak menurut kalian?
Radja dan dangdut. Eh, dangdut berada di tengah-tengah antara keren dan norak hahaha…

Apa yang terlintas di benak kalian tentang fighting?
Sopir angkot, AA Boxer, dan kabur…

***
www.puresaturday.tk

Discography:

1996 Pure Saturday (Album) Baccott Management distributed by Ceepee
1997 Indonesian Best Alternatives (Compilation Album) Aquarius Musikindo
1998 Banga (Single Bandung)
1999 Utopia (Album) Aquarius Musikindo
2001 Pathetic Waltz (Mini Album Bandung)
2004 Buka (Single)
2005 Elora (Album)Labyrinth Records
2007 Time for a Change, Time to Move On (Lilfish Records)

The Paps : Weed Seed Speed

The Paps yang diambil dari kata Papier (semacam kertas untuk dipakai merokok) adalah salah satu band reggae-dub potensial asal Bandung. Band yang sudah berdiri sejak tahun 2003 ini terdiri dari Dave (vocal), Sagiet (gitar), Dimas (gitar), Erik (bass), dan Ganjar (drum) baru saja merilis debut album “Hang Loose Baby” lewat label Zyape’O'Zyure Records. Dalam album ini kamu bisa mencapai tingkat ekstasi dan bisa menimbulkan stimulan yang menghadirkan perasaan tenang sesuai dengan konsep dalam album ini. Selain itu mereka berbicara tentang isu legalisasi ganja yang sedang hangat.

Basicnya apa memang pada suka musik reggae?
Nggak juga sih. Kita mau nyoba musik The Paps itu pengen bereksplorasi lebih jauh. Kalo reggae memang ternyata kita suka. Yah, latar belakang musiknya sih beda-beda, tapi benang merahnya tetap reggae.

Eksplorasi musik The Paps itu sendiri ke arah mana?
Ke arah funk, punk rock, soul jazz, psychadelic, reggae, yah. Lebih eclectic.
Referensi bermusik?
Sagiet: Black Crowes, Rolling Stones, Lenny Kravitz, Benyamin Sueb, dsb.
Dave: Manchester Sound, Johnny Rotten, Bob Marley
Erik: selain reggae, suka musik jazz dan dub.
Dimas: paling suka musik jazz ama degung.

Pada awal kalian memutuskan untuk bermusik apakah itu sekedar having fun atau memang ingin total?
Yah, having fun aja lah… Pada awalnya kita bermusik kan hanya ingin sekedar having fun, nah setelah keluar karya kita ingin total pada karya kita.

Bisa diceritakan Hang Loose Baby ini?
Intinya sih santai aja. Tapi tema lagunya sendiri sih beda-beda. Ada yang bercerita tentang manifesto kayak lagu “Life is A Big Joke” kayak seseorang mencapai tingkat ekstasinya masing-masing dengan cara yang berbeda-beda. Bisa dengan lari pagi atau bangun pagi. Jadi manifesto itu timbul ketika kita mencapai tingkat ekstasi tersebut.

Nuansa yang gw tangkap di album ini memang nyantei berat, dan seolah melupakan problem yang ada. Apa memang kehidupan sehari-hari kalian nyantei berat seperti itu?
Sebetulnya bukan santai. Tapi tenang. Kita berharap orang juga akan selalu tenang dalam menghadapi masalah sehari-harinya.

Pernah punya contoh pribadi?
Kayak kalo punya utang. Kalo tergesa-gesa kan jadi ribet tapi kalo dibawa tenang kan hasil akhirnya juga bakal bisa lebih baik.

Proses pengerjaan album ini sendiri berapa lama?
Sekitar setahun. Materi itu digarap secara nyicil, kebanyakan sih dari proses jamming. Ekspresif lah hasil akhirnya.

Myspace jarang yang ngurus yah kok friendsnya baru empat orang?
Iya nih, soalnya sibuk ngurusin album. Sampai sekarang aja belum keurus-urus nih.

Bagaimana tanggapan kalian tentang fenomena musik digital dan online networking kayak Myspace, friendster, dll. Apakah kalian memanfaatkan hal seperti itu?
Bisa mempermudah segala sesuatu. Simplenya, kita bisa memperluas jaringan dengan sangat luas.

Banyak yang nyebut musik kalian itu reggae atau dub. Kalian sendiri senang menyebut musik kalian itu apa?
Reggae-funk-soul-jazz-psychadelic-dub-reggae.

Musik reggae kayak Steven N Coconut Treez dan Souljah kan sudah mulai dilirik oleh masyarakat Indonesia. Berkaca dari hal tersebut, bagaimana perkembangan musik reggae menurut kalian?
Di Bandung sendiri sih sudah mulai bagus. Band-band reggae juga udah mulai banyak. Selain itu band-band reggae juga kan sudah sering main di acara pensi sekolah. Nah dari situ kita juga tidak mengkotak-kotakan pada scene yang ada.

Katanya launching kalian kemarin bermasalah, sampai-sampai si Dave (vokal) marah-marah segala ?
Oh itu marah-marah karena bermasalah dengan pihak panitia penyelenggara di salah satu hotel ternama di Bandung. Kita kan pengen semua orang bisa berpesta bersama di launching albumnya The Paps. Sebagian orang kan gak bisa masuk karena gak beli tiket, padahal kan pihak panitia udah untung karena udah banyak yang datang dan beli tiket. Apalagi band yang main cuman tinggal kita doang, nah kita coba ngelobi ke panitia agar harga tiket diturunkan aja sepuluh ribu. Namun panitia tetap bersikeras karena pengen untung. Yah, kita kasihan aja ke teman-teman yang ingin berpesta bareng.

Tapi kalian puas dengan pesta launching kemarin?
Puas sih puas tapi serasa jadi kurang maksimal ngelihat teman-teman di luar yang gak bisa pesta bareng.

Band ska atau reggae yang mendapat respek dari kalian?
Kowena, Souljah, Imanez, dan Shaggy Dog

Opini kalian tentang legalisasi ganja yang sedang santer ini?
Ah… itu mah urusan pemerintah. Sebetulnya legalisasi ganja itu buat ekspor doang. Semacam kepentingan pemerintah. Dan hal itu kan untuk menguntungkan kepentingan pemerintah doang. Tapi kalau legalisasi ganja seperti rakyat boleh menanam ganja dan dijadikan komoditi ekspor legal, bukan nggak mungkin jika kita bisa mapan. Jadinya agraris.

Apa artinya itu kalian setuju dengan legalisasi ganja tersebut?
Simplenya, kalau untuk mendukung rakyat kecil sih kita setuju-setuju aja. Nggak setujunya sih kalau legalisasi ganja itu hanya untuk kepentingan Badan Narkotika Nasional (BNN) doang.

Tapi wapres aja setuju jika legalisasi ganja itu hanya sebatas untuk pemanis makanan dan tidak setuju dengan konsumsi ilegal…
Ah, sama aja. Apa bedanya sih ganja direbus ama dibakar. Terus apa bedanya sih sama kalo mau dibikin dodol atau apapun. Semua sama kan? Bahan bakunya tetap sama bukan. Kenapa buat pemanis makanan boleh tapi buat dihisap nggak boleh.

Opini kalian pada orang-orang yang kontra dengan legalisasi ganja?
Yah, bisa lebih open minded. Jangan kemakan ama satu tokoh aja. Jangan sampai terprovokasi juga. Agar rakyat bisa lebih berpikir sendiri. Dan jangan memandang dari satu segi saja misalnya mandang legalisasi ganja hanya dari segi agama doang, tapi lihat juga perspektif lainnya. Seperti di bidang medisnya kan ada sisi positifnya. Kalo bisa pola pikirnya lebih ke humanisme lah.

Apa yang kalian pandang segi positif dari legalisasi ganja?
Fungsinya kan sama ama dengan obat tidur lain yang dijual. Sama kayak produk penenang lainnya. Cuman gw melihatnya kenapa dilarang sih lebih ke alasan politik. Bukan karena kandungan yang ada dalam si ganja tersebut. Buktinya kan ganja masih bisa dipakai di medis. Selain itu banyak terlahir karya-karya bagus dan brillian dengan ganja hahaha…

Dalam album “Hang Loose Baby”, saya menemukan kalimat Altogetha Foundation.
Itu semacam foundation untuk melahirkan karya-karya video. Mereka juga ikut terlibat OK Video.

Logo band kalian kan emoticon . Apa ada filosofis tersendiri?
Senyum itu ibadah. Justru kalo pembaca ada yang tahu artinya tolong kirim ke myspace atau friendster kita. Justru kita lagi ngumpulin artinya nih nanti berhadiah kaos dengan sinopsis terbaik hahaha…

Rencana ke depan?
Bikin klip, bikin lagu baru lagi, dan pengen pergi manggung di Belanda.

Oh, Belanda kayak Shaggy Dog kemarin dong… dan maen di kafe ganja legal tersebut…
Iya, mudah-mudahan hahaha…

The Paps Management:
022- 91176912
085624493945

Under 18 : Loyalitas Untuk Hardcore

Diambil dari lirik Warzone, Under 18 yang berdiri sekitar tahun 1997 ini tetap loyal dan true dengan musik hardcore, meski trend datang menggoda. Band yang berpersonilkan Tepeng (vokal), Seeon (vokal), Budrexx (bass), Iev Tengik (gitar), Bethay (gitar) dan Joko “B.I.G.” (drum) ini baru saja merilis album “Loyalitas” yang seolah membuktikan eksistensi mereka pada musik hardcore.

Apa maksud dan tema dalam “Loyalitas” itu sendiri?
Maksudnya album ini sebagai pembuktian bahwa Under 18 ini masih loyal dan eksis di scene hardcore. Gak kebanyakan band hardcore yang tergusur karena trend semisal rock n roll atau emo beberapa waktu lalu. Kami nggak mau tergusur trend. Dari dulu hingga sekarang kami tetap mainin musik hardcore. Kami ingin membuktikan bahwa kami punya attitude. Kita gak peduli trend atau glamour, kita ingin menjadikan hardcore sebagai way of life.

Apa attitude kalian sama seperti propaganda kalian di myspace waktu itu yang propaganda against emo beberapa tahun lalu?
Kita punya pengalaman pribadi yang menyakitkan. Pada salah satu acara di Bandung, ada sebuah band emo Bandung yang seenaknya aja ngacak rundown acara. Jadi seharusnya band kita yang main, namun tiba-tiba justru band tersebut yang naik panggung seenaknya. Jadi, propaganda itu hanya sebatas rasa sakit hati kita secara personal. Bukan berarti hal yang perlu diributkan pada masa itu yang memang emo waktu itu sedang hype dan kontroversial bersamaan. Yeah, hardcore memang harus punya attitude!

Tapi di lirik “Bandung Brotherhood”, kalian mengajak untuk unity dalam scene musik. Tapi dengan propaganda seperti itu bukan masalah sebaliknya?
Kalau masalah suka atau tidak suka kan itu masalah personal aja. Bukan berarti scenenya kan? Selain itu harus ada sebab-akibat yang jelas bukan? Kalau masalah scene di Bandung itu sendiri, kita bukan berarti fasis pada scene musik lainnya di Bandung. Hanya saja kita ingin menyatukan scene musik punk dan hardcore entah itu punk rock, skinhead, straight edge, youth crew, dan sebagainya. Kalau untuk masalah scene musik lainnya semisal rock n roll atau emo, kita nggak peduli. Karena memang dasarnya sudah beda prinsip dan attitude.

Apa yang melatarbelakangi lirik “Bandung Brotherhood”?
Lirik itu dibuat tahun 1999 dan melihat scene hardcore di Bandung mulai tumbuh dan lagi enak-enaknya. Nah pas seiring waktu, hardcore itu mulai terkikis karena trend. Namun hal itu tak hanya terjadi di scene hardcore bandung saja, tapi di luar negeri juga sama saja.

Apa bisa dibilang kalian itu anti-trend?
Oh, tidak sama sekali. Kita tidak anti trend, tapi kita lebih memilih roots hardcore yang ada. Lagian sesuatu itu trend atau tidak menurut kami itu kan karena blow up media juga. Seperti trend musik ska dan emo beberapa waktu lalu. Media yang membesarkan sekaligus media juga ngejatuhin. Nah kita nggak pengen hardcore seperti itu. Misal hardcore di Bandung udah semakin besar dan blow up, kita sendiri ingin menarik diri dan nggak kepengen menjadi besar dan mainstream. Kita nggak pengen scene hardcore itu sendiri menjadi blow up dan mainstream. Semisal masuk TV atau sebagainya, kita sendiri gak mau. Itu yang gw takutkan di scene musik old school hardcore.

Banyak yang bilang bahwa Under 18 adalah band hardcore yang idealis dan true. Kalian sependapat?
Banyak band hardcore yang lebih true dibanding kita. Hanya waktu yang bisa menjawab. Kita hanya sebatas menjalankan bahwa jalan Under 18 itu masih di musik hardcore. Dan berapa lama kita bisa kuat di jalan hardcore tersebut biar orang yang menilai.

Apa yang memotivasi kalian untuk tetap loyal dan stay true?
Simple aja. Hati dan pola pikir kita. Selain dari agama, lirik band hardcore memang memotivasi kita, seperti lirik band Warzone. Emang nendang banget ke kehidupan kita dan bisa merubah kehidupan kita. Coba deh baca lirik Warzone “Don’t Forget The Struggle, Don’t Forget The Street”.

Jadi selama ini tujuan kalian untuk ngeband?
Untuk bisa survive di hardcore. Kita sudah cinta. Kita mengganggap hardcore itu sebagai agama kedua.

Kalian mengganggap hardcore itu sebagai way of life dan agama malah. Definisi kalian tentang hardcore itu sendiri berada pada persfektif apa?
Kalau secara personal, apa yang dimaksud dengan hardcore sebagai way of life adalah kita bisa hidup bebas seenaknya tapi bertanggung jawab. Kita mendengarkan lirik-lirik band hardcore tentang kehidupan dan ketidakadilan. Dan dari lirik-lirik tersebut bisa mempengaruhi. Nah, dari situ belajar untuk merangkul semua menjadi teman dan bermakna “unity” tersebut. Kita sendiri nggak hanya bergaul atau hang out dengan band hardcore saja, tapi kita juga bergabung dengan anak-anak dari scene punk atau skinheads. Pada intinya semua bisa bergabung bersama.

Eksplorasi musik Under18 kan tak hanya dari hardcore aja tapi menyerempet juga kultur musik punk rock dan skin head…
Karena pada dasarnya kita kan bawain musik New York Hardcore (NYHC) yang bisa dibilang kultur punk n skins nya kuat banget.

Influence kalian yang paling banyak mempengaruhi?
Mayoritas sih dari Warzone. Selain itu punk n skins juga banyak mempengaruhi kita.

Tak ada yang menyebut Sick of It All sebagai influencenya…
Yah, mereka memang keren dan jadi pionir NYHC. Namun secara lirik, mereka tidak mempengaruhi kita…

Lirik kalian di album “Loyalitas” ini kan bisa dibilang straight dan to the point. Banyak sekali makna dan sarat lirik hardcore di dalamnya. Ada inspirasi tertentu?
Selain lirik band-band hardcore, inspirasinya sendiri pada kehidupan kita masing-masing.

Pada lagu “Janjiku” tertulis: “Kuperjuangkan hardcoreku sampai mati…”
Biar waktu yang bisa menjawabnya. Kita berusaha untuk itu. Itu memang janji kita. Kita tidak ingin berbicara kosong. Yah kita tidak mau menyalahkan juga kalau ternyata hidup memang perlu dikompromikan. Banyak senior-senior hardcore kita yang setelah berkeluarga justru meninggalkan way of lifenya tersebut. Kita justru berusaha untuk tidak seperti itu, lagian di Under 18 beberapa malah ada yang sudah berkeluarga. Untuk itu lah kita pengen membuktikan agar senantiasa survive.

Bagaimana kalian memandang scene musik hardcore untuk kedepannya?
Melihat fenomena pas acara kemaren tur dari dua band hardcore Singapura, Overthrown dan Bloody Rejects banyak yang ngomong bahwa scene hardcore bakal ramai lagi. Tapi bukan besar sell-out. Kita hanya ingin band-band hardcore itu bisa eksis dan survive dan kemudian ada regenerasi yang tumbuh dan sehat di scene musik hardcore. Dan di Bandung band-band baru hardcore di Bandung sudah mulai tumbuh lagi.

Berhubung issue si Ripple ini tentang “Fighting”. Pernah punya pengalaman berantem?
Seeon: Pernah! Pas malam minggu sewaktu itu saya berada di daerah Setiabudi, Bandung dan biasa malam minggu minum-minum hehehe… Tiba-tiba ada yang ganggu, yah udah street fighting aja di jalan satu lawan satu.
Budrexx: Paling berantem ama salah satu sekolah institusi pemerintahan yang lagi ramai dibicarakan itu hehehe… sampai berantem buk bek satu lawan satu.
Iev Tengik: Paling pernah nusuk ama ngehantam pakai botol ke kepala orang. Alasannya karena gak suka aja ama orang itu hahaha…

Launching album?
Rencananya sih album ini bakal keluar pas launching pada tanggal 18 Juni kemarin. Namun karena ada satu dan lain hal kepaksa aja diundur tapi album tetap rilis tanggal 18 Juni itu. Rencananya sih bakal digelar bulan Agustus. Konsepnya sendiri lebih pada release party. Share gigs with friends. Kita juga gak mau nyebut nama dengan band pembuka. Tapi lebih ke main bareng aja. Semuanya sama.

Contact Person:
Delino : 022- 91252583/ 08156013101
Budrex a.k.a. Andri : 022- 91283979
Tommi Lino : 022- 2002880

Email : under18_band@yahoo.com
Visit us at : www.myspace.com/under18bchc

Bonde Do Role

Another Brazillian Sketchy Threesome With Sick And Perverted Lyrics

Lupakanlah Yeah Yeah Yeahs atau CSS untuk sementara. This band is pretty sick! Terdiri dari frontwoman riottgrrlll Marina Vello, Pedro D’Eyrot dan DJ/MC Rodrigo Gorky yang terpengaruh oleh hip-hop seperti Beastie Boys, elektronika ala Diplo sampai riff-riff gitar rock dan funk carioca Brazil. Setelah sign dengan record label Domino, single ‘Solta O Frango’ sudah dapat terdengar dimana-mana lewat iklan TV Nokia. Lagu ‘Bondallicaadalah tentang kebencian mereka terhadap band-band hair-metal dan cock-rock seperti Slipknot, Manowar dan frontman Iron Maiden, Bruce Dickinson. Album pertama ‘With Lasersmereka sudah tersedia di iTunes dan Napster. Coba saja simak terjemahan liriknya: “I was at a party / And I saw a whore / I put my tongue in her asshole / And my tongue came out all dirty.” Whoa.

Cat Power : The Alcoholic Pussycat Girl

Chan Marshall baru saja keluar dari rumah sakit jiwa Miami, Mount Sinai Medical Center karena mengalami depresi yang akut, yang juga disebabkan oleh ketergantungan nya pada alkohol dan narkotika. Beberapa show pada tur album ‘The Greatestkadang diakhiri begitu saja ditengah lagu dan membuat penonton kesal. Chan juga terkenal suka mengakhiri interview seenaknya dan selalu terlihat sedang minum atau merokok saat sedang di-interview.
For those of you who likes acoustic songs with girl-voice, Cat Power mungkin akan membiusmu dengan lagu-lagunya. Lupakan Feist. Cat Power is the new indie-rock girl! Dia menyanyikan lagu-lagu ballad-nya dengan suara vibrato yang serak dan seksi. Banyak terinfluens rock klasik, folk dan blues, Chan Marshall (Cat Power adalah nama panggungnya) bahkan merekam album The Greatest di kota Memphis agar mendapatkan suasana southern-style American music nya. Setelah merugikan Matador Records karena Chan meng-cancel jadwal turnya secara mendadak, wanita kelahiran 21 Januari 1972 ini juga sering berkolaborasi dengan musisi lain seperti Dave Grohl, Eddie Vedder sampai Teenie Hodges (gitaris Al Green). Ben Gibbard dan Jimmy Tamborello (Postal Service) pernah merekam lagu untuk album Dntel berjudul ‘The Dream Of Evan And Chan’, dimana menurut Ben, lagu ini adalah mimpinya tentang dua musisi idolanya, Evan Dando (Lemonheads) dan Chan Marshall. Coba saja cek lagu-lagu di ‘You Are Freeatau ‘The Greatestdan saya yakin kalian semua akan melupakan Feist. This woman is the real deal!

DISKOGRAFI
Dear Sir CD/LP(10″) (1995, Runt Records)
Myra Lee (1996, Smells Like Records)
What Would the Community Think (1996, Matador Records)
Moon Pix (1998, Matador Records)
The Covers Record (2000, Matador Records)
You Are Free (2003, Matador Records)
The Greatest (2006, Matador Records)

Young And Restless

Dengan bermodalkan penampilan yang atraktif dan sebuah single “Kapow”, Young & Restless, atau kita sebut saja Y & R sudah menarik perhatian dan menjadi buah bibir di scene musik Australia. Y & R terdiri dari Ash & Mark (gitar), Ross (bass) dan adik-kakak yang bermigrasi dari Jakarta untuk menlanjutkan studi, Nugie (drums) dan Karina (vokal). Show-show mereka selalu dipenuhi crowd yang haus akan band-band baru yang berpotensi, sehingga membuat label indie Dot Dash pun tertarik untuk merilis debut album mereka. Lagu “Satan” menurut Karina terinspirasi dari pengalaman Karina yang beragama Islam pada saat hidup di Jakarta. “di Indonesia, jika kamu berbuat kesalahan atau dosa, maka itu berarti kamu mengabaikan Q’uran dan menuju ke jalan yang sesat (setan), di Australia, kamu diberitahu hal-hal yang berbeda sehingga saya harus menyesuaikan ajaran Islam dan kehidupan sosial disini. I don’t consider us to be a Muslim band, and I don’t preach my faith to others, because I don’t think I’m a very strict Muslim.”

Band ini berdiri pada tahun 2005 dan karena jamming yang intens dan potensi yang menggebu-gebu, mereka sudah memiliki banyak lagu untuk dibawakan live. Y & R banyak dibanding-bandingkan dengan musik punk Hipster seperti Hot Snakes, Sahara Hotnights, Fugazi sampai Sleater-Kinney. Dengan ciri khas frontman (or frontwoman?) yang berteriak, shouting, sampai bebisik dan berdesah bak seorang riottgrrrlll sejati. Tema-tema sosial dan personal yang diusung Y & R tidak berat, dan mereka juga selalu menyediakan hook-hook gitar yang catchy dan riff-riff ala stoner rock. Vokalis Karina mengaku sangat menyukai band-band seperti The Bronx, Cat Power, Hot Snakes, Sonic Youth dan Sleater-Kinney, dan band ini memang bertujuan untuk menampilkan energi di panggung maupun di albumnya seperti idolanya. Walaupun mengakui dulu sempat membuat band pop-punk bersama Ash, setelah mereka melihat Sonic Youth di Canberra, mereka memutuskan untuk membuat band baru. Yeah, they are Young & Restless indeed. Nantikan gempuran drum yang powerful dari Nugie, teriakan dan desahan Karina dan riff-riff catchy dari Ash, Ross dan Mark. Album mereka akan mengguncang duniamu sebentar lagi! Simak interview saya dengan Karina, Mark dan Nugie. (Saya sengaja tidak meng-edit / menerjemahkan jawaban mereka karena tidak mau menyensor pemikiran mereka). Enjoi !

Ceritakan pada kami mengenai nama band kalian! Apakah semua personil Y & R benar-benar muda dan resah?

NUGIE (NU): Hahaha. I think the decision on the name was a spontaneous spur of the moment one. Don’t know how the rest of the guys would describe themselves, but yes I am young, restless not so muchwell maybe for certain situations.
KARINA (KU): We had to come up with a name for the band last minute. It was the least shit on a list of band names we made. We were like, “Fuck it! Lets just call the band Young and Restless. ”The name basically reflected us as a bunch of kids who like to cause riots, fights and our “party till we puke” vibe.

Jadi band kalian adalah biang kerusuhan. Pernah terlibat dalam perkelahian bar?

NU: Not in a while no. Let’s keep it that way.
KU: Nugie and I fought Mark the other day, for no reason- we just wanted to punch each other, the result was bruises, carpet burn (grazes from the carpet, as it was an indoor fight), and tenderized cheeks.
MF: Karina, Nugie and I staged our own barfight after the last gig we played (don’t worrywe’re still friends!!!)

Sebenarnya saya benci membanding-bandingkan, tapi jujur saja, band kalian mengingatkan saya pada Hot Snakes, Fugazi dan sedikit Yeah Yeah Yeahs. Apakah band-band tersebut sangat berarti bagi kalian?

MARK (MF): Fugazi have been one of my most respected bands for ages and ages. One of my friend’s older sister had their cd’s and as soon I heard the first few tracks off “In on the Kill Taker” I went and bought it the next day. Apart from their awesome guitars and vocals I really respect their DIY attitude and how they try keep all their shows all-ages and minimal cost to get in.
KU: Massive fan of Hot SnakesI saw Hot snakes play just before they broke up, I nearly got some dude’s blood on my favorite top whilst watching in the front row, Suicide Invoice is one of my all time favorite albums. Massive fan of Steve Albini bands (especially Big Black and Shellac), Mark is a big time Fugazi fan. We get the Yeah Yeah Yeah’s comparison ALL the fucking time, we’re used to it now, it’s like being told I look Asian. It’s no big deal, at least we’re not being compared to shit bands, and I know that we are not trying to emulate them so it doesn’t bother me.
NU: Hot Snakes is a band we all, as a band and as individuals, can enjoy. It’s often played in the van when we are on tour. But yes, all of the above bands mean a lot to us.

Cool. Bagaimana perkembangan scene musik di Australia?

KU: It’s alright, the climate for independent music is very diverse, genres become undefined, it would be very difficult to explain. We also have a lot of music elitists who dislike anything that has become “popular”. At the same time though, there is huge support for independent music.
MF: It’s ok at the moment but it seems to have gone it a bit softnot enough good metal, hardcore and punk bands.
NU: The Australian music scene in my opinion is healthy. There is not only one, which is great. Even though I have not experienced them all, I am sure there are scenes which support different types of bands and genres and have followings of there own.

Yang ini untuk Karina dan Nugie. Tidakkah canggung bagi adik dan kakak untuk bermain didalam satu band?

KU: At first I was skeptical about getting Nugie to play drums in Y&R because he is my brother and you know, I thought that it might be weird. I guess personally, there were a lot of things that Nugie would find out about me. But turns out we’re the same crazy people with a big party appetite, we’re very similar in a lot of ways, but also very different and our similarities and differences work in our favor. It has more advantages than disadvantages though, one big pro is that Nugie isn’t afraid to tell me if something I’m doing sucks.. whatever.. he’s my brother so I don’t mind when he tells me I’m shit. We also take care of each other, and we have each other’s back you know- it’s a cool relationship.
NU: No, not at all. It might be for other siblings, but it isn’t for Karina and I. We are close and very honest with each other. If anything being in a band with Karina is an advantage, seeing that she will not hold back on criticism towards me. She will let me know if the beat or tempo is crap and I will tell her if I dislike the vocals.

Saya baru saja mendownload “Kapow”. Damn! That songs makes me want to dance hard and trash some loser face with a beer bottle! Tentang apa sebenarnya lagu tersebut?

KU: It’s about dancing hard, playing hard and saying whatever the fuck you want really.
NU: I don’t think I am the one to answer this question hahaha. However, I do believe music can mean whatever you want it to. A listener more often than not develops their perception of a song on their own meritif they are happy with their own interpretation why should anyone tell them otherwise. It’s theirs to own.

Ceritakan mengenai videoklip pertama kalian untuk lagu “Police, Police”! Saya menyukai setting kuburan nya dan klip itu mengingatkan saya pada film-film B-movie murahan dari tahun 50’an

KU: Police Police was the first ever song we wrote- our very first time in a room together in April 2005- we came out with that song. The lyrics don’t make any sense because it’s all improvisation… so it’s open to interpretation, lazy? nah.
My costume was actually inspired by “Cindul Bolong” with the open stomach (I know hers is on her back), we dressed up as dead people and we had zombies because Police Police is a song about being ‘dead’, not literally dead, but dead when you’re out of it, or pass out or simply choose not to care. When you avoid the inevitable- you’re dead.
NU: We worked with an extremely talented crew. They were open to ideas and knew exactly how to get things done. What else could you ask for really? We spent two days on set and every moment was worth it in the end when we saw the final edit.

Apakah kalian membenci sosok “penguasa”?

NU: What the Indonesian’s or Australian’s? hahaha. Business should never be mixed with politics, wherever in the world it may be, if you get my drift.
KU: We all know the authorities do fucked up things. We all see corruption in front of our eyes, especially in Indonesia. I don’t have resentment, more so we should be finding solutions to problems that exist and build a stronger understanding towards issues at hand.
MF: The Howard government is pretty awfulwe’re heading towards being a mini USA!!! Multiculturism, education and healthpretty much the important essentialshave all taken a big step backwards under the current Liberal government. Hopefully the Labor government gets voted in during the elections later this year so that the growing gap between rich and poor in this country can stop.

Enough about politics. Apa fashion-statement kalian??

KU: We just wear whatever the fuck we want. If it sucks.. so what? If it’s cool? It’s unintentional. Music and fashion go hand in hand whether you like it or not. Even when you don’t want to be labeled as a fashion-conscious band, you’d still be labeled as an anti-fashion band. I think the most important thing is to remain comfortable, otherwise you just look like a bunch of dicks.
NU: The fashion statement is that we are not a fashion band. Whatever labels are given to us have a right of their own, whether we like it or not, and everything is bound to have an imageno image is still an image in itself. But no I did not realize that we are putting forth a particular fashion statement
.
Sound di album debut kalian terdengar sangat raw dan cukup memperlihatkan energi brutal yang terdapat di performance kalian saat live. Ada cerita dari sesi rekaman album tersebut?

KU: All live raw and energetic. The closest you can get to an actual Y&R riot live show. We entered the studio with a lot of expectations, we worked hard, and we were able to experiment and do things we couldn’t do live, recording is an amazing process. I can’t wait to do it again.
NU: A strenuous one- both physically and mentally. Don’t get me wrong though I had a lot of fun and learnt so much. The best thing about making our record was not only having the opportunity to create a creative outlet but also being able to learn so much on the way. Tom Larkin (from Shihad) is an excellent producer and mentor. He has excellent ideas of his own but at the same time gave ultimate creative control to us, the band. Before we even entered the studio he knew what we were about and what type of sound we were looking for.

Apakah distribusi album kalian akan ‘nyampe’ sampai ke Indonesia?

NU: Let’s hope so. Hopefully before the end of this year. Tour?
KU: Fuck yeah. Just prepare yourself. We’re gonna be throwing bakso in your face. Live. I can’t wait to see the album in cassette version.
What’s the latest album you hear?
KU: Battles. Mirrored albumfucking phenomenal.
MF: I just keep listening to the latest Slayer album “Christ Illusion” that came out last year!
NU: I’ve been listening to the new Interpol albumOur Love to Admire.

Album terakhir yang kalian dengar?

KU: Battles. Mirrored album- fucking phenomenal.
MF: I just keep listening to the latest Slayer album “Christ Illusion” that came out last year!
NU: I’ve been listening to the new Interpol album Our Love to Admire.

Cool. Saya juga baru saja mendengar Battles! Bagaimana Suasana terbaik untuk menikmati album kalian?

KU: When you’re going through puberty, that’s the best time to listen to anything. I would listen to the album on long drives, getting wasted at parties, wherever you listen it has to be loud.
NU: Anywhere, as long as it is put on extra high volume! Though for me headphones on a plane is the technology of choice hahaha.

Ya, volume maksimal adalah suatu keharusan! Hey, Apakah Daniel Johns sangat tenar disana?

KU: Daniel Johns claimed he smoked pot with Peter Garrett (Midnight Oil) and Bono from U2- he later denied it and said it was a joke. He had to take it back because Peter Garrett is in politics now and it could/have made an impact to his reputation. Daniel Johns is so famous that he can’t just say whatever he wants anymore- it sucks to be him.
NU: Yep.

OUT NOW!
YOUNG & RESTLESS SELF TITLED DEBUT
(DOT DASH RECORDS)

1.Need A Hit
2.Pointed At You And You Burst Into Flames
3.Kapow!
4.Police Police
5.Black
6.Dirty Kicks
7.No Vibe, No Strobe
8.One Minute Duel
9.Satan
10.My Knives
11.Here It Comes… (Lungs)
12.Testestrogen

Our Fighting Heroes

Mereka adalah tokoh-tokoh ‘fightingdari berbagai bidang, dari olahragawan, sampai selebritis, dari pemegang gelar juara, sampai pembuat onar. Kehidupan mereka tidak lepas dari arti ‘fightingitu sendiri, sebuah perjuangan demi prestasi, harga diri, dan popularitas. Yeah, they have fought for their lives. Here they are.

1. Mike Tyson a.k.a Malik Abdul Aziz

Mike Tyson tercatat sebagai juara tinju kelas berat termuda dalam sejarah, dan telah merepresentasikan seperti apa seharusnya olahraga tinju itu dilakukan. Keras dan brutal! Kasus penggigitan telinga yang dilakukannya pada Evander Holyfield pada tahun 1997 membuktikan bahwa dia adalah seorang bad ass sejati. Geezz.. yang saya pikirkan saat melihat kejadian itu adalah, “Damn! He is a trully baddest man on the planet for sure!” Setelah kejadian itu, Mike Tyson mulai terpuruk dan terlibat banyak kasus seperti perkelahian, perkosaan, masuk panjara, hingga saat dia come-back pada tahun 2002, dia kembali kalah di perebutan gelar juara tinju kelas berat di tangan Lennox Lewis. Si ‘Leher Betonini akhirnya ditetapkan bangkrut pada tahun 2003 dengan jumlah hutang mencapai US$ 300 juta. Hell yeah!

2. Wiro Sableng

Pendekar fiksi karangan (Alm.) Bastian Tito ini adalah salah satu karakter yang paling berpengaruh dalam sejarah kisah-kisah pendekar di Indonesia. Lupakan Son Goku, Wolverine, atau Spiderman. Wiro Sableng lebih oke, lokal punya! Hahaha. Dikisahkan berlatih di pulau Andalas bersama gurunya, Sinto Gendeng, Wiro Sableng memiliki senjata maut Kapak Naga Geni 212 dan jurus-jurus sakti mandra guna seperti, ‘Pukulan Matahari’, ‘Orang Gila Mangebut Lalat’, dan lain-lain untuk menghajar musuhnya. Arrrr

3. Bruce Lee

Bruce Lee dikenal sebagai suksessor beladiri China di dunia Barat. Bruce Lee awalnya ‘kaburdari Hongkong pada tahun 1959 ke Amerika karena terlibat perkelahian dengan seorang anak ketua Triad di Hongkong. Tapi ternyata di Amerika lah Bruce Lee kemudian dikenal luas sebagai ‘Master of Chinese Martial Artsdari berbagai turnamen beladiri yang diikutinya hingga akhirnya menembus industri film Hollywood, dan memunculkan, ‘Enter The Dragon’ (1973) sebagai film tersuksesnya. Bruce Lee meninggal pada usia 32 tahun karena kerusakan otak (katanya), selebihnya penyebab kematiannya tidak terlalu jelas sampai sekarang.

4. Chan Kong-Sang a.k.a Jacky Chan

Dikenal sebagai salah satu pelopor dalam comedy and acrobatic action genre, Jacky Chan mulai membuat orang tertawa dengan jurus tinju mabuknya. Setelah cukup sukses dengan film-film kung-fu action domestik, Jacky Chan mulai merambah Hollywood sejak rilisnya ‘Rumble in the Bronxyang cukup sukses. Selain itu, Jacky Chan yang selalu melakukan semua adegan berbahaya tanpa stunt man juga menjadi nilai lebih. Hee.. kabarnya hidung Jacky Chan yang segede jambu air itu akibat seringnya dia mengalami patah tulang hidung. Oucch..

5. Chris John

Pahlawan tinju Indonesia masa kini yang tampangnya sering banget muncul di iklan minuman penambah energi. Juara dunia kelas bulu versi WBA ini ikut mengharumkan nama Indonesia setelah negara ini bener-bener morat-marit dalam berbagai bidang.

6. Cassius Marcellus Clay Jr.
a.k.a Muhammad Ali

If you even dream of beating me you’d better wake up and apologize.Yeah, memang Muhammad Ali sempat dikenal sebagai petinju tersombong dalam sejarah tinju dunia dengan komentar-komentar dan pernyataan KO-nya yang kontroversial. Namun prestasi tiga kali menjadi juara dunia kelas berat membuktikan Ali tidak hanya membual. Secara mengejutkan, Ali menjadi pemeluk Islam Sunni pada tahun 1975, dan kemudian mulai mendapat perlakuan-perlakuan kurang adil di Amerika karena sentimen anti Muslim. Muhammad Ali pensiun dari dunia tinju pada tahun 1981 dengan rekor 56 kali menang, 37 KO, dan hanya 5 kali kalah. Muhammad Ali menderita penyakit Parkinson sejak tahun 1984 sampai saat ini.

7. Ellyas Pical

Ellyas Pical adalah orang Indonesia pertama yang menjadi juara tinju dunia kelas bantam yunior pada tahun 1985. Prestasi yang sangat membanggakan itu ternyata tidak meninggalkan jejak setelah dia pensiun dari dunia tinju. Pical kemudian ‘hanyamenjadi seorang Satpam di sebuah diskotik di Jakarta, kemudian berujung penahanan atas dirinya pada tanggal 13 Juli 2005 karena terlibat kasus transaksi narkoba. Kejadian memalukan itu kemudian menyoroti tiadanya jaminan hidup yang diberikan pemerintah kepada atlet yang telah mengharumkan nama negara. Barulah setelah dia bebas dari penjara 7 bulan kemudian, dia diangkat sebagai asisten ketua KONI Pusat. Ck.. ck.. ck..

8. Pete Doherty

Frontman The Libertines dan Babyshambles ini adalah salah satu musisi yang kerap membuat onar. Pernah bekerja sebagai germo pada masa remajanya, Doherty sangat akrab dengan narkotik dan perkelahian dari satu bar ke bar lain. Setelah berhasil berkencan dengan Kate Moss, Pete Doherty sukses menyabet gelar ‘Damn Lucky Bastard’.

9. Gallagher Brothers

Partner in crime. Jika saja mereka tidak membentuk Oasis dan sukses karenanya, dua orang ini hanya akan berakhir sebagai berandalan bermulut besar yang rajin keluar masuk kantor polisi dan panti rehabilitasi.

10. Ratu Felisha

Deadly beautiful. Seakan mencoba mendobrak semua prilaku ‘artisyang selalu harus tampak baik-baik, cewek ini malah makin pol dengan image ‘Bad Girlnya. Ikut terlibat dalam kasus film ‘Buruan…”, foto-foto seksi, dan kasus pemukulan.. ohh yeah. You rocks girl! Hahaha.

11. The Rock

Pada akhir tahun 90an sampai akhir tahun 2006 lalu adalah masanya di mana banyak orang ikut-ikutan mengangkat sebelah alis mata mereka, dan berteriak-teriak, “If youuu smeeellll, what’s the Rock is cookin’!, kemudian berprilaku barbar terhadap temannya sendiri. Konyol.

12. Hulk Hogan

Salah satu pegulat WCW paling kharismatik yang kemudian beralih profesi menjadi aktor untuk film-film keluarga. Hulk Hogan is the new bodyguard nanny.

13. Barry Prima

Aktor film laga kebanggaan Indonesia… pada masanya. Salah satu laki-laki yang paling sering bertelanjang dada di layar lebar bersama partnernya, Advent Bangun. Hahaha. Tanpa Barry Prima, mungkin kita semua tidak akan mengenal Jaka Sembung, atau film-film lain seperti, ‘Komando Samber Nyawa’, dan ‘Perempuan Bergairah’. Setelah sempat menghilang, Barry Prima kini mulai muncul kembali sebagai supir taksi dan waria di film remaja.

14. Sylvester Stallone

Menumpas ‘kejahatandi perang Vietnam sebagai Rambo, naik ring tinju dan menjadi juara dunia sebagai Rocky Balboa. Hmm… kurang apa lagi coba?

Ripple Guide To Fight

Apa yang akan terjadi jika ada seorang berandalan segede Ade Rai berusaha mencari keributan denganmu di sebuah gigs? That’s it. You’re a dead meat. Dia akan mematahkan hidung kamu dan memelintir beberapa jari tanganmu, dan kamu masih cukup beruntung jika bisa pulang tanpa mengalami gegar otak. HELL YEAH TOTAL LOSER!

Lupakan saja semua tips berkelahi di majalah lain. Mari kita sedikit realistis di sini. Apa kamu pikir hanya dengan membaca buku yang berisi jurus-jurus Bruce Lee bisa membuat kamu jago berkelahi? Apa dengan menonton semua film kungfu Jacky Chan dan menenggak alkohol banyak-banyak bisa membuatmu menguasai druken fist? Yeah right…
Here’s the real fighting guide for us, 90-pound weaklings.

Prepare your fighting gear
Lupakan light saber Darth Vader yang kamu hacker dari internet, no.. no, itu nggak berguna, kecuali musuh kamu adalah si Han Solo. Saya berbicara soal tepung terigu, garam, dan merica. Saya bukan mengajak kamu membuat kue atau memasak sayur sop. Bumbu-bumbu dapur tadi sangat bermanfaat jika digunakan dalam perkelahian. Coba saja taburkan bumbu tadi ke mata kamu buat testing, dijamin mata kamu bakal mendapat kejutan luar biasa. Haha. Mata memang bagian tubuh yang paling sensitif. Saat kamu ketemu lawan yang sulit kamu lawan dengan cara biasa, gunakan ‘bumbutadi ke mata dia, dijamin ampuh. FYI, cara ini juga terbukti sangat aman. Bayangkan jika kamu membawa pisau lipat, atau bahkan golok kemana-mana. Kemungkinan kamu malah akan ditangkap polisi kalau ada razia. Kalau membawa bumbu dapur, palingan kamu hanya disangka sebagai koki restoran cina.

Caught in a gangs war
Wrong man in the wrong places. Oh yeah, that’s sucks. Tidak ada yang bisa lebih mengerikan dari ‘terjebakdi tengah-tengah perang antar gang, dan melihat mereka bergerombol naik motor dan mengacung-acungkan samurai atau balok kayu dan menggebuki orang-orang tanpa pandang bulu. Eughh… saran kami, just run like hell. Mencari masalah dengan mereka adalah tindakan sia-sia. Atau, kamu bisa saja kamu berpura-pura menjadi pengemis yang biasanya banyak di perapatan jalan. Atauu, siapkan foto Kapolri di dompet kamu, dan tulis di belakang foto itu, “Paman saya tercinta”. Yah, semoga saja mereka tidak jadi memukuli kamu karena disangkanya kamu punya beking yang cukup kuat. Ha.

Fighting moves
Jika kamu sudah tidak bisa lari dari perkelahian, maka mau tidak mau kamu harus berkelahi. Jangan buang-buang waktu untuk berpikir jurus apa yang akan kamu gunakan. We are won’t bothering you with ninjitsu moves like Naruto atau gerakan kick boxing Muaythai. Bullshit. Ini adalah street fighting, pukul mukanya, tendang anunya, colok matanya. Mengambil inisiatif serangan pertama itu sangat bagus, dan saat lawanmu limbung, segeralah lari. Besar kemungkinan dia akan sangat marah dan mencabik-cabikmu kemudian.

Don’t do girls
Jangan pernah membuat masalah dengan cewek, beneran! Memangnya apa yang bisa kamu lakukan untuk menghentikan cewek yang sedang ngamuk? Memukulnya? Hell no. Cewek, entah kenapa sangat pandai memanfaatkan keadaan, dia bisa memukulmu dan dengan teganya memaki-makimu di depan umum tanpa merasa bersalah. Kemungkinannya ada dua. Satu, membiarkan dia memukulmu dengan sepatu hak tingginya dan membuat lebam di wajahmu, dan kamu akan menjadi bahan tertawaan semua orang, yeah, paling tidak untuk dua minggu, atau, balik memukulnya, dan kamu akan dicap sebagai laki-laki biadab seumur hidup. Pick one.

Do girls
Cewek bisa ‘dilawandengan cara lain, dan yeah.. cara ini bisa jadi sangat menyenangkan buat kamu para cowok. Oke, jika ada cewek yang sedang marah besar sama kamu, jangan ladeni kemarahan dia. Bersikaplah biasa. Yap, less talk action only. Cepat peluk dia. Beneran! Peluk dia dengan kuat, kalau dia berteriak-teriak, cium saja. Dan dia bakal ‘diamdengan sendirinya. Nice..

Don’t go to the hospital
Eugene Robinson, pentolan dari band Oxbow mengatakan jangan sekali-sekali kamu pergi ke rumah sakit setelah dihajar habis-habisan dalam perkelahian, karena kamu akan semakin terlihat seperti pecundang. Ingat, sekalipun kalah, attitude itu sangat penting. Yah, beda ceritanya jika ternyata kepala kamu bocor, atau perutmu tertusuk pisau. Maka kamu tidak punya pilihan lain selain pergi ke rumah sakit. Pertama, duduklah sebentar dan minum bir dingin, itu akan membuatmu sedikit lebih tenang. Setelah beberapa saat, berpura-puralah menerima telepon dan kamu harus segera pergi. Ingat, jangan sampai ada orang yang tahu kalau kamu sebenarnya pergi ke rumah sakit. Setelah tiba di UGD, istirahatlah, setidaknya kamu akan menghabiskan 13 jam di sana.

After all, itnot so bad getting fucked up
Menurut penelitian, ternyata dihajar habis-habisan tidak terlalu buruk. Berterimakasihlah pada tingginya kerja adrenalin, misalnya saat hidung kamu dipatahkan seseorang, rasa sakitnya tidak akan bertahan terlalu lama. Kenyataannya, rasa sakit hati selama tiga minggu karena di bully itu lebih menyakitkan daripada tiga jam penuh rasa sakit karena muka kamu babak belur setelah berkelahi dan melakukan perlawanan. Lagipula, kalau kamu bisa lebih tenang dalam menghadapi perkelahian, selalu ada kemungkinan buat kamu untuk menang. Do fight, mthrfckr!

Do The Fight : Angkeu-Bulldog Brigade

Tidak semua orang meletakkan fighting sebagai ‘menusehari-harinya. Kecuali dia adalah seorang maniak. Ada yang lebih bernyali dari mukulin aparat Brimob dan berantem lawan guru Boxer pakai pisau daging segede gaban?

Gw punya pengalaman menarik seputar berantem di jalanan. Pada sekitar tahun 1997 di daerah Dago Pojok, gw waktu itu maen ke kostan temen yang ternyata ia sedang punya kasus dengan kostan sebelahnya yang ternyata guru Boxer di GGM sebelah BIP. Gw lupa lagi siapa tuh namanya tuh guru boxer, yang pasti badan tuh orang gede banget. Udah gitu orang itu sambil bawa pisau daging lagi. Gw gak akan lupa kejadian hari itu, karena kalau hari itu gw apes bukan nggak mungkin hari itu gw is dead! Muka babak belur, sepatu hilang, perabotan mulai dari pintu hingga pagar hancur berantakan… Coba bayangin aja, segimana gede tuh pisau daging dua pasang mengobrak-abrik segalanya. Pokoknya Kalau gw gak ditolongin sama penduduk dan tukang ojek daerah Dago Pojok pasti gw gak akan hidup sampai sekarang.

Pengalaman lainnya. Gw pernah dikeroyok sama 6 orang di Palaguna sampai-sampai tangan gw retak dan hidung gw bengkok. Tapi kejadian paling apes pada sekitar tahun 2001, gw ribut di daerah komplek Brimob Jatinangor. Waktu itu gw gak tahu kalau itu aparat, sampai-sampai gw terdesak banget. Cuman waktu itu kebeneran gw bawa alat bela diri. Gw pukulin terus aja tuh aparat sampai gak berdaya pokoknya tangan gw udah penuh ama darah aparat tersebut. Abis mukulin tersebut udah aja gw lansung lari… kabur. Dua hari kemudian, gw dijemput ama Polsek dan Koramil. Hampir 2 minggu menginap di hotel prodeo. Untung aja gw bisa keluar cepat karena babe punya kenalan. Kalau gak ada nggak tahu gw dipenjara berapa lama. Untung aja aparat yang gw pukulin itu tidak mati juga.

Habis kejadian itu, gw baru merubah sifat sampai sekarang. Gw pengen mengubah sifat temperamental gw. Pas kejadian tersebut, babe gw juga lagi dipenjara dua tahun, maklum babe gw juga dulunya kacang ijo atau aparat hahaha…

Banyak sekali faktor yang melandasi mengapa semua orang temperamental atau suka berantem. Beberapa orang ngomong bahwa gw memang temperamen.Nggak tahu benar atau nggak, ah… gw sih gak peduli. Tapi gw percaya bahwa semua orang punya temperamennya masing-masing, mungkin gw aja yang over temperamen ama mudah tersinggung hahaha…

Mungkin hal yang paling berpengaruh mengapa gw temperamen adalah karena pengaruh alkohol. Sekarang gw terlibat dalam sebuah band punk bernama Bulldog Brigade. Sampai saat ini ketika gw manggung belum pernah terlibat dalam perkelahian secara lansung, tapi pas gw jadi kru band atau bagian keamanan sebuah gigs, gw sering mukulin para penonton. Biasanya gw hajar sendiri sampe babak belur sampai bikin heboh. Pokoknya dalam pikiran, gw gak suka orang banyak omong, banyak gaya, orang belagu, terus suka ngelihatin gitu, biasanya bikin gw lansung naik pitam. Do the fight… do the fight…

A-Z About Fighting

A- Anbo Jitsu
Dalam film Star Trex: The Next Generation episode “The Icarus Factor”. Anbo Jitsu adalah salah satu style berkelahi yang dipopulerkan oleh William Riker dan ayahnya, Kyle. Anbo Jitsu itu sendiri adalah perkelahian dengan memakai helm dan menggunakan tongkat untuk melukai musuhnya.

B-Brad Pitt
Pemeran tokoh kontroversial Tyler Durden yang bersifat schizophrenic character dalam film “Fight Club”.

C-Combat
Nama lain fighting. Lebih bersifat mendominasi terhadap musuh dalam suatu perkelahian.

D-Denn’na
Denn’na adalah salah satu teknik martial art yang digunakan oleh tokoh Anla’shok dalam film sci-fi Babylon 5. Teknik ini menggunakan galah sepanjang 5 kaki yang biasa disebut denn’bok. Senjata itu digunakan baik untuk menyerang musuh atau bertahan dari musuh.

E- Edward Norton
Berperan sebagai tokoh depresif dan memiliki kerpibadian ganda dalam film “Fight Club”. Film yang dianggap mengangkat karir aktingnya.

F-Fight Club
Novel karangan Chuck Palahniuk yang kontroversial. Dianggap sebagai salah satu novel pendobrak pada masanya. Novel tersebut kemudian diadaptasi ke film dengan judul yang sama dan dimainkan oleh Brad Pitt dan Edward Norton.

G- Gymkata
Gymkata adalah salah satu teknik martial art yang mengkombinasikan karate dan gymnastics. Hal ini mulai dipopulerkan dalam film Gymkata oleh Kurt Thomas pada tahun 1985.

H-Hip-Hop Kido
Tentu saja teknik beladiri ini sangat unik karena menggabungkan hip-hop dengan teknik beladiri. Teknik ini diciptakan oleh Zack Taylor dalam film Mighty Morphin Power Rangers di mana teknik beladiri digabungkan dengan aerobic dan sedikit mirip dengan capoeira atau breakdance yang biasa ada dalam musik hip-hop.

I-Itto Ryu
Nama salah satu sekolah beladiri dalam manga Blade of The Immortal. Dasar pelatihannya sendiri disebut “whatever works”. Karena filosofinya kamu bisa berkelahi dengan menggunakan apapun sebagai senjata. Namun teknik tersebut tak dapat dikategorikan pada “art” karena penggunaan berbagai senjata dalam beladirinya.

J-Jab
Salah satu dari empat jenis pukulan dalam tinju selain uppercut, hook, dan cross. Beberapa petinju yang terkenal dengan jab mautnya yaitu Sonny Liston, Larry Holmes, Muhammad Ali, Hector Camacho, dan Sugar Ray Leonard. Bahkan jab Larry Holmes didaulat sebagai “The Best Among Heavyweights”. Jab Mohammad Ali terkenal berkat kecepatannya dalam memukul dan Liston berkat tenaganya.
K-Kung Fu
Teknik beladiri asal Cina. Menggunakan berbagai variasi dan bergerak sangat cepat bahkan bisa terbang segala. Sering ditemui dalam film-film Cina. Buat penggermar Jacky Chan, Sammo Hung, hingga Chow Yun Fat.

L-Lhang
Teknik beladiri dalam seri film epic The Lord of The Rings dengan penggunaan double pedang sebagai salah satu cirinya.

M-Mortal Kombat
Salah satu serial games paling sukses dan populer di dunia. Games yang diciptakan oleh Midway Manufacturing Company ini sukses dan menjadi cult tersendiri lewat beberapa teknik terkenalnya seperti fatality, animality, hingga brutality hmmm… bahkan serial games ini dijadikan filmnya segala.

N-Nuba Fighting
Jika Indonesia terkenal berkat silat, maka Nuba Fighting adalah salah satu jenis perkelahian dengan menggunakan tongkat dan gulat oleh masyarakat Kurdufan di Sudan.

O-OHWS
OHWS= Offensive Hand Weapon System

P-Plumb Fu
Trernyata Super Mario Brothers juga memiliki teknik beladiri tersendiri. Yup, namanya Plumb Fu. Dalam salah satu episodenya, Mario dan Luigi belajar teknik beladiri ini di mana satu tangan memegang penyedot WC dan satu tangannya lagi memegang pipa sebagai senjata mereka.

Q-Quack Fu
Quack Fu adalah jenis martial art yang digunakan oleh bebek cerwet, Howard The Duck dalam film dengan nama yang sama.

R-Rex Kwon Do
Dalam film Napoleon Dynamite, salah seorang gulu beladiri memgenalkan teknik bela diri yang disebut dengan Rex Kwon Do. Kenapa dinamakan Rex karena guru tersebut bernama Rex.

S- Street Fighter
Games ciptaan Capcom pada 1987 yang paling terkenal. Dikenal sebagai game fighting kompetitif pertama di dunia. Karakter yang paling dikenal seperti Ryu, Ken, Guile, M. Bison, Chung LI, Dhalsim, E. Honda, dsb. Bahkan games ini pun dibuatkan versi filmnya yang diperankan oleh Jean
Claude Van Damme.
T-Tekken
Tekken bisa dibilang membawa generasi fighting games terbaru setelah dua pendahulunya Street Fighter dan Mortal Kombat yang cult berat. Mulai rilis sekitar tahun 1994 dalam versi arcade dan mulai populer saat ada dalam versi Playstation pada tahun 1995. Tekken diciptakan dan dirilis oleh provider game Namco.
U-US Army Combatives School
Salah satu sekolah beladiri buat para tentara Amerika yang didirikan pada tahun 2000 oleh Sergeant First Class Matt Larsen dan bertempat di Building 69, Fort Benning, Georgia.
V-Venom School
Venom School atau biasa disebut dengan Poison Style adalah suatu grup dari lima gaya yang dipelajari dari Poison Clan. Tiap gaya masing-masing memiliki karakter dalam menyerangnya yang terdiri dari lima binatang berbahaya (lipan, ular, kalajengking, kadal, dan katak). Kelima gaya beladiri tersebut bisa dilihat dalam film Five Deadly Venoms.

W-WWF
Smackdown
WWF Smackdown adalah salah satu jenis beladiri gulat di mana menampilkan adegan-adegan bertarung meski hal itu terlihat bohongan. Program acara ini sempat dicekal di salah satu televisi di Indonesia karena mengakibatkan anak kecil sering bergulat meniru adegan tersebut bahkan hingga mengakibatkan kematian.
X- Xingyiquan
Xingyiquan adalah salah satu dari tiga major internal dalam teknik beladiri Cina selain Tai Chi Ch’uan dan Baguazhang. Dasarnya Xingyiquan memadukan “form/ intention boxing” atau “shape/ will boxing” dengan karakter bertarung yang agresif dan meledak-ledak.

Y-Yumfu
Mr. Higsby dalam Megaman Battle Network mengklaim bahwa ia mempelajari teknik beladiri Yumfu di Yumland.

Z- Zodiac Kenshido
Zodiac Kenshido atau biasa disebut The Twelve Schools of Vargus-do Zodiac Style Swordplay adalah teknik beladiri menggunakan pedang. Teknik ini memiliki 20 gaya berbeda dan semuanya merefleksikan zodiak Cina.

Kill Bill Meet The Killer

Let me introducing you to Dakur, seorang pembunuh bayaran profesional yang sudah malang melintang di dunia hitam sejak tahun 2002. Lahir di Jakarta, Dakur kemudian pindah ke Bandung pada tahun 1990 bersama kedua orangtuanya. Menjual ganja sejak SMA, diakui Dakur sebagai ‘first callingnya di dunia hitam, hahaha. “Saya jual ganja sampai tahun 2006, lagian kayaknya emang udah ‘bakat’ (bakat ku butuh.red), hahaha.” Berikut, simak penuturannya tentang bagaimana membunuh orang dapat menjadi alternatif pekerjaan yang menghasilkan.

Apa yang membuat kamu memutuskan menjadi pembunuh bayaran?
Karena kebutuhan. Saya belum bekerja, luntang-lantung, cari makan susah. Kebetulan ada yang nawarin buat bunuh orang. Bayarannya lumayan. Tanpa ambil pusing Saya menyetujui pekerjaan tersebut.

Siapa sasaran pertama kamu waktu itu?
Saya disuruh bunuh orang yang punya hutang, orang Jakarta. Waktu ditagih dia malah rese dan bikin si boss tersinggung. Si boss, merupakan kenalan teman saya, dan nyuruh dia buat ‘nyikatorang itu karena kesel. Dari situ, teman saya menghubungi dan nawarin saya kerjaan itu.

‘Bosskamu itu siapa?
Nggak usah tahu lah kamu.

Waktu nerima kerjaan seperti itu berpikir dulu tidak? Kamu dibayar berapa buat bunuh orang?
Saya sempat mikir dua hari, tapi setelah itu, saya yakinkan diri untuk mendapatkan uang karena alasan tadi, saya belum bekerja. Saya dibayar 50 juta.

Uang sebanyak itu dibayar langsung atau pake DP dulu? Berapa lama waktu yang kamu butuhkan buat melakukan kerjaan itu?
Langsung dibayar cash 50 juta rupiah. Saya minta alamat dan foto target, selama satu minggu itu saya mengintai kegiatan dia sehari-hari.

Kamu melakukannya sendiri atau dibantuin orang lain?
Saya melakukannya dua orang, tapi teman saya hanya menemani saja, untuk eksekusinya saya lakukan sendiri. Waktu itu target sedang pakai motor mau pulang malem-malem, kebetulan dia sendiri. Saya juga pakai motor. Saya senggol dia dan sempat terjadi keributan di jalan, kesempatan itu saya gunakan untuk membunuh dia pakai pisau yang sudah saya siapin sebelumnya.

Apa yang kamu lakukan setelah itu?
Jelas saya langsung kabur dengan teman saya ke tempat kontrakan. Sialnya, beberapa jam kemudian saya digrebeg polisi. Soalnya waktu kejadian itu nggak rapih, banyak saksi.

Berapa lama kamu di penjara?
Yang jelas saya kena pasal pembunuhan, saya lupa pasal berapanya. Tapi kenanya bukan pembunuhan terencana, karena waktu itu alibi saya terjadi keributan di jalan raya, jadi bukan faktor berencana. Padahal saya sengaja ngebunuh dia, (tertawa). Saya di penjara tiga tahun, dari tahun 2002.

‘Si bossitu tahu kalau kamu masuk penjara?
Dia tahu, terus ngirim uang buat saya tiap bulan selama saya ditahan. Saya juga dijamin keamanannya selama di penjara.

Setelah kejadian itu, apa kamu masih mau jadi pembunuh bayaran?
Kalau memang ada tawarannya, saya sih oke saja, tentunya dengan bayaran yang lebih tinggi.

Pernah terbayang untuk memulai hidup seperti orang pada umumnya?
Nggak tahu, gimana nanti aja.

Fighting Mixtape

Tidak. Saya tidak membicarakan lagu Rolling Stones ‘Streetfighting Man’. This playlist is the real deal! Semua lagu berikut ini adalah soundtrack yang tepat saat kamu sedang mematahkan hidung musuhmu atau memecahkan botol bir di kepalanya. Cari lagu-lagu berikut ini dan burn ke CD, dengarkanlah sebelum bertarung. Here goes ‘The Fighting Mixtape version 1.0′. Enjoi..

1. ANDREW W.K.-PARTY HARD
Whoa. Di kovernya Andrew terlihat seperti baru overdosis cocaine. Ok, Ini adalah soundtrack lagu pesta. Tapi tentu saja bukan pesta-pesta new-rave yang dipenuhi oleh gay-gay trendi, ini adalah soundtrack pesta di bar yang penuh dengan bikers-bikers, asap rokok, aroma alkohol murahan dan tentunya akan terjadi perkelahian jika malam sudah larut. What do you get if you fill a bar full of tough guys?

2. MASTODON-BLOOD AND THUNDER
“I think that someone is trying to kill me
Infecting my blood and destroying my mind
No man of the flesh could ever stop me
The fight for this fish is a fight to the death”

Whoa. Liriknya saja sudah jelas sekali. Kamu dan 5 orang teman dekat tersesat di sebuah pulau misterius. No food, no cellphones and no help is coming. Apa yang akan kamu lakukan? Tentu saja hukum ‘survival of the fittestHerbert Spencer berlaku disini. Jalan keluar terbaik ialah menghabisi teman-temanmu dan memakan mereka. Dan Mastodon adalah soundtrack yang tepat untuk cannibalism. Gra gra gra!

3. SLAYER-ANGEL OF DEATH
Rupanya kamu salah menantang orang! Orang yang kamu ajak berkelahi itu mempunyai sabuk hitam Judo dan Karate dan ternyata anggota Boxer juga! Dia akan menghabisimu. Balas dendam terbaik adalah dengan menikamnya dari belakang, dan tentunya mendengar Slayer terlebih dahulu.. Slayuurrrgghhh..!

4. INTERPOL-NOT EVEN JAILS
Ahhh.. rupanya kamu ditangkap polisi setelah kepergok membawa 1kg Heroin di bagasi mobilmu. What a bad day! Di penjara kamu akan dikeroyok, disuruh memijat ‘senior-seniordan yang bisa kamu lakukan hanya pasrah sambil mendengarkan Interpol..

5. JERUJI-DO THE FIGHT / LAWAN
Masih perlu dijelaskan lagi? Saya rasa tidak.

6. N.W.A.-FUCK THE POLICE
“Without a gun and a badge, what do ya got?
A sucka in a uniform waitin to get shot
By me, or another nigga
Thinkin every nigga is sellin narcotics?

Fuck the police (4X)

Police, open now. We have a warrant for Eazy-E’s arrest
Get down and put your hands up where I can see em
Just shut the fuck up and get your muthafuckin ass on the floor”

This is a soundtrack for police haters of course.. single ini dinyanyikan Ice Cube, Eazy-E dan Dr.Dre pada tahun 80an pada saat masalah rasial dan police-brutality sedang santer. Band ini sering sekali berkelahi, dipukuli dan bermasalah dengan hukum (baca: polisi). Karena tentu saja, selain mereka berkulit hitam, mereka juga pengedar narkotik dan membawa senjata api pada saat itu.

7. BLACK FLAG-DAMAGED 1, DAMAGED 2 & LIFE OF PAIN
Maaf, tiga lagu ini tidak bisa dipisahkan! Sebelum mempunyai acara talk show sendiri dan main film, Henry Rollins adalah seorang berandal sejati. Berkelahi dengan polisi, anggota band lain dan bahkan dengan penonton di show-show nya Black Flag. This is a soundtrack if you got damaged too after fight..

8. CHUMBAWAMBA-THUBTHUMPING
Mereka adalah band anarcho-political yang sudah berdiri 25 tahun yang lalu. Terkenal dengan lagu ‘Thubthumpingyang menjadikan mereka band one-hit-wonder.ok, lagi-lagi inilah lagu-lagu perkelahian di bar-bar murahan, dan ini adalah soundtrack yang tepat bagi kamu yang pantang menyerah seperti Saint Seiya.

“He drinks a whisky drink, he drink’s a vodka drink..
I get knocked down
But I get up again
Youre never going to
Keep me down”

9. MOTöRHEAD-ACE OF SPADES
Ahh.. sepertinya tidak ada soundtrack yang lebih tepat jika lawan kamu kehilangan 3 juta saat berjudi dan enggan membayar. Ya, pukul saja dia dengan bangku kayu atau stik billiard yang ada didekatmu! Apa? Dia ternyata tidak punya uang?! Ambil saja kunci mobilnya! Yeah, vokalis dan bassist Lemmy Kilmister sekarang sudah berumur 60 tahun dan masih saja suka berkelahi, memakai topi koboy, berjudi dan menenggak whisky. Lemmy rules.

10. PANTERA-MOUTH OF WAR
Sebenarnya hampir semua lagu di album Vulgar Display Of Power ini tema-nya fighting. Tapi saya rasa Mouth Of War cukup relevan. Soundtrack yang tepat apabila kamu hendak memukul temanmu yang banyak bacot dan tidak berhenti berbicara. Show ‘em vulgar display of power then!

Celebrity Deathmatch Best Rockstar Fighting Video on YouTube

Ok, kali ini saya akan membeberkan fakta tentang perilaku beberapa rockstar yang “ketangkep” berkelahi karena satu masalah dan lain hal. Poin intinya semua terjadi karena menurut saya sangat menyenangkan. Tidak banyak media yang bisa menangkap perilaku tengil para rockstar tersebut. Nyatanya ketika saya mencoba googling tentang fakta-fakta tersebut saya tidak mendapatkan berita apa-apa. Namun, saya mencoba terus untuk menggali para perilaku tengil para rockstar yang sedang berkelahi dan menjadi berita sensasional. Ingat peribahasa, bad news is a good news. Yup, fight is a good news. Jadi keingat dengan kasus antara Andien dan Ratu Felisha hahaha… Ok, di sini saya menangkap beberapa perkelahian para rockstar di youtube. Saya akan sedikit memberikan laporannya dan juga kamu bisa mendownload dan melihatnya sendiri. Untuk itu saya akan memberikan kata kuncinya sekaligus alamat URL-nya. Selain itu saya akan memberikan rating tentang seberapa brutal perkelahiannya. Dan juga kamu akan melihat headline/ tagline yang memang sangat menggoda untuk kita melihatnya. Intinya fighting itu sangat menyenangkan jika kamu berada di posisi yang menang. Cherio… Do The Fight!!!

Glen Danzig gets in a fight
Glens danzig getting into a fight backstage

Dari taglinenya saja terlihat bahwa kita akan melihat bahwa Glen Danzig terlibat duel menarik di backstage. Ok, eks-vokalis The Misfits ini terlibat adu mulut yang panas dengan seorang bodyguard botak bertubuh gede banget.Yang menariknya menurut saya bahwa duel terlihat seimbang. Terlihat cekcok mulut saling caci maki, dan siapapun yang melihat Danzig di video ini tentu saja image seram, liar, dan menakutkan The Misfits terlihat jelas. Namun tertawalah kalian yang menonton video ini karena hanya dengan satu pukulan telak saja Danzig terkulai lemas bagai bangkai anjing tanah.

Fightrating: 3/5
Comments: Untuk yang penasaran dengan Danzig sewaktu ia merengek kesakitan.

Added: Лютага 05, 2007
From: Suicyco101
Glens danzig getting into a fight backstage (more) (less)
Category People & Blogs
URL: http://www.youtube.com/watch?v=nEehtlKVKps

Jerry Only vs Dr Death 1999
Jerry Only Wrestling against Dr Death in 1999.

Jika selama ini kamu melihat Jerry Only begitu gagah berkelahi dengan bassnya di atas panggung, maka dalam video ini kamu akan melihat Jerry Only sedang bertarung gulat WWF yang sangat menarik. Apalagi arena yang dibangun pun layaknya deathmatch dengan kerangkeng besi seputar ring. Saya tidak tahu kalau gulat ini bohongan seperti gulat-gulat WWF biasanya.Tapi yang pasti melihat tingkah laku Jerry Only di arena gulat membuat saya tertarik untuk menonton video ini. Apalagi yang dilawan adalah juara gulat Dr. Death. Percayalah kamu bakal penasaran menyaksikan video ini. Ok, pertarungan ini memang layaknya gulat WWF biasa dimana teknik spitting, pounching, dan cutting bisa dilihat di sini. Atau kita bisa melihat bagaimana Jerry Only bertingkah bak juara WWF kelas berat. Sangat dianjurkan sekali melihat video ini bagi fans The Misfits. Pada akhirnya Jerry Only terkena beberapa pukulan, sebelum akhirnya badut-badut bertopeng seram The Misfits lainnya membantu Jerry Only hingga Dr. Death dikeroyok abis-abisan. Berdarah dan sangat punk rock hahaha… wanna see who is the winner??? Ayo cepat download segera.

Fightrating: 4/5
Comments: Ingin melihat badut bertopeng berkelahi keroyokan dan merasa rockstar.

Added: September 06, 2006
From: DoyleTalbot
Jerry Only Wrestling against Dr DeathJerry Only Wrestling against Dr Death in 1999. (more) (less)
Category Sports
URL: http://www.youtube.com/watch?v=0jifupX5YUc

Tommy Lee Fight
Tommy Lee got punched in Detroit for screaming fuck kid rock

Dari tagline terlihat jelas saya merasa bahwa ada kecemburuan di sini hahaha… You know what I mean hahaha… sebenarnya perkelahian di sini lebih bersifat sangat spontan.Setelah terjadi cekcok mulut, satu pukulan melayang tepat pada Tommy Lee. Sempat terjadi adu fisik yang ramai sebelum akhirnya dipisahkan oleh para bodyguard dan Tommy Lee pun diamankan ke tempat yang aman.

Fightrating: 2/5
Comments: Pamela memang surga dunia sekaligus pembawa perang layaknya Helen Of Troy.

Added: Кастрычнік 25, 2006
From: rapfiles
Tommy Lee got punched in Detroit for screaming fuck kid rock. (less)
Category Entertainment
URL: http://www.youtube.com/watch?v=-IpNrl5KW-s

Joel on a Fight
Poor baby ha

Ketika membuka video ini terdapat tulisan “Battle Of Boybands”. Nyatanya yang berkelahi di sini adalah Joel Madden (Good Charlotte) dengan Shifty Shellock (Crazytown). Kamu mengerti bukan yang dimaksud dengan boybands tersebut hehehe…. dalam video ini kamu akan melihat baku hantam yang menarik antar sesama anggota band tersebut. Pada video tersebut Joel berada pada posisi terdesak. Kamu akan melihat band yang sempat tampil di Jakarta ini dipukuli bahkan dicekik tak berdaya. Sayang perkelahian ini dipisahkan oleh beberapa orang yang berada di tempat tersebut. Kamu yang merasa sebagai fans GC tentu merasa kasihan pada vokalis kesayangan kamu ini. Poor baby ha…

Fightrating: 5/5
Comments: Pertarungan para badut-badut boybands untuk mendapatkan pujaan para cewek ABG di dunia.

Added: Студзень 23, 2007
From: StephanieGC
Poor baby ha
Category Music
URL: http://www.youtube.com/watch?v=E-sEOC8Wkik

Nirvana fight with drunk guy full show!!
At the end the whole band is ¤%”"#& off at the drunk one. u will see what happens icon smile Fight Issue

Kondisi pertama semua terlihat baik-baik saja. Penonton terlihat enjoy dan Nirvana sangat asyik memainkan musiknya. Kurt Cobain terlihat cool dan kharismatik. Antara penonton dan band pun terlihat sangat nyaman dan nyantei-nyantei aja. Di video ini pun Nirvana memakai additional player sehingga ada 4 orang di panggung. Nuansa itu pun buyar ketika ada seorang fans tengil dan mabuk berat naik ke panggung sambil menenteng gelas alkohol. Kemudian pria mabuk itu mengambil alih mic Cobain dan bernyanyi-nyanyi tidak jelas. Tentu saja hal ini mengundang ketidaknyamanan para personil Nirvana. Cobain dan Novoselic terlihat mendorong dan mengusir fans nggak jelas itu dari panggung. Tapi fans mabuk tersebut malah semakin tengil. Puncaknya jelas Cobain sudah tidak sabar lagi dengan kelakukan tengil fans mabuk tersebut. Ia memukul telak fans mabuk tersebut hingga ke luar panggung sebelum akhirnya dkeroyok abis-abisan. Sangat menarik.

Fightrating: 4/5
Comments: Contoh buat rockstar menghadapi para fans yang tengil dan belagu.
Added: Лютага 18, 2007
From: Tomatmixer
Nirvana in pyramid club
floyd the barber
At the end the whole band is ¤%”"#& off at the drunk one. u will see what happens icon smile Fight Issue
Category Music
URL: http://www.youtube.com/watch?v=ox1tsHxMF5g

Kurt Cobain fights bouncer
Kurt cobain jumps into the crowd and hits a bouncer with his guiter and it all kicks off

Kurt Cobain bagaikan dewa dan terlihat cool dalam bermain gitar di panggung. Penampilannya yang brutal dan liar diakumulasi menjadi satu sehingga terlihat keren. Penonton yang terlihat dalam video ini sangat atraktif. Suasana yang panas dengan moshing dan headbanging tentu menggugah Cobain untuk melakukan crowd surfing. Karena misscommunication dengan safety guard di panggung, ketika Cobain sedang crowd surfing, safety guard menarik-narik Cobain. Terang saja Cobain tidak nyaman dan memukul balik safety guard tersebut dengan gitarnya. Terjadi perkelahian seru. Cobain pun mendapatkan satu pukulan telak di muka dan tendangan jitu meski Cobain terlihat sudah sangat tersudut di panggung. Kontan saja perkelahian ini membuat heboh sampai-sampai Novoselic dan Dave Grohl melerai perkelahian tersebut. Terang saja pertunjukkan dihentikan sementara.

Fightrating: 5/5
Comments: Contoh buruk antara artis dengan safety guard di depan panggung.

Added: Красавіка 16, 2006
From: dewsy86
kurt cobain jumps into the crowd and hits a bouncer with his guiter and it all kicks off (less)
Category Entertainment
URL: http://www.youtube.com/watch?v=xKYTCKN0wFM

Fall Out Boy Fight
FOB’s security and the venue security get in a fight. Pete notices what’s going on and goes in to help out his friend.

Lupakan tampang Pete Wentz bagai anak mama. Di video ini kamu bakal melihat bagaimana sangarnya dia dalam menghajar seseorang. Pada awalnya FOB terlihat manis menyanyikan lagu “Saturday”. Cewek-cewek bersing along ria dan kamu pasti bakal terkesima melihatnya. Namun beberapa saat kemudian terjadi perkelahian seru antar venue security, dan seketika keriuhan terjadi. Yang lucunya, mungkin kamu bakal melihat tampang manis berubah menjadi liar. Pete Wentz dengan seketika ikut berkelahi dengan salah satu venue security tersebut. Asalnya para gadis berteriak histeris karena musik FOB berubah menjadi teriakan karena perkelahian bassis bengal mereka itu.

Fightrating: 5/5
Comments: Anak mama yang berubah liar

Added: Студзень 10, 2007
From: imadairyproduct
FOB’s security and the venue security get in a fight. Pete notices what’s going on and goes in to help out his friend.
At the January 7, 2007 date of the Friends or Enemies tour.
Shitty quality sorry.
*I didn’t film this* (less)
Category Entertainment
URL: http://www.youtube.com/watch?v=JVLpfQgF4z8

Ian Brown Fight

Ian Brown terlibat adu mulut yang panas dengan salah seorang bodyguard di panggung. Sempat terjadi adu jotos. Ian Brown memukul dada bodyguard tersebut. Namun yang terjadi kemudian bodyguard tersebut semakin panas yang justru memancing amarah Ian Brown dan juga kru panggung lainnya. Yang terjadi adalah bodyguard tersebut dikeryok abis-abisan oleh Ian Brown and the gang. Seru!

Fightrating: 3/5
Comments: Untuk rockstar yang bermain keroyokan

Added: Ліпеня 30, 2006
From: jonwith
Ian Brown at the great america, and his band kicking the crap out of a bouncer .
Category Comedy
URL: http://www.youtube.com/watch?v=D5np8HnlK7U

Fight For Reason, Reason For Fight : Street Fighting Culture

Saya sempat sedikit bingung, apa yang harus saya tulis tentang ‘fighting’, karena saya sendiri adalah orang yang cinta damai dan hampir tidak pernah berkelahi selama hidup saya sampai hari ini, hahaha. Tapi untunglah seorang teman bersedia membantu. ‘Jim’, seorang mantan anggota geng bermotor dari Bandung bercerita kepada saya tentang sudut pandang dan pengalamannya di ‘dunia gangsteryang pernah dia geluti. Berikut adalah kisah ‘Jimdan pertarungannya, tentang pride, persahabatan, dan harga diri gangster. Simak!

Fighting is not something sought after, yet it is something that seeks you.” – Bruce Lee.

Untuk apa kita berkelahi? Pertanyaan retoris yang tidak menuntut jawaban benar atau salah. Dalam hidup ini, ada banyak hal yang bisa ‘memaksasetiap orang untuk do fight, sebut saja; atas nama membela diri, eksistensi, dan lain-lain. Mungkin akan ada waktunya bagi semua orang, sekali saja dalam hidup mereka untuk mengepalkan tinjunya dan berkelahi, apapun alasannya.

Street fighting adalah sebuah kultur tersendiri dalam sebuah kumpulan manusia yang membentuk sistem sosial masyarakat saat muncul masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan jalan damai. Bagi ‘Jimyang seorang mantan anggota geng bermotor, menurutnya tiap kota atau daerah memiliki karakteristik dan motif tersendiri untuk memicu munculnya perselisihan. “Street fighting biasanya dilakukan sebagai bentuk aktualisasi diri, dan untuk mengejar pride yang susah untuk dijelaskan. Tapi masing-masing itu memberikan kepuasan tersendiri untuk pelakunya. Banyak hal yang mengatasnamakan ‘harga diribisa dijadikan alasan tiap orang atau kelompok untuk berselisih, misalnya di Jakarta yang sering ada tawuran antar sekolah, atau mungkin di kota-kota lain yang masih sering terjadi keributan atas dasar masalah ekonomi, sementara Bandung bisa disebut sebagai pelopor munculnya geng bermotor yang satu sama lain kerap berselisih. Semua itu mengatasnamakan ‘harga diri’,.

Berbicara soal geng bermotor, Bandung memiliki sejarah yang cukup panjang mengenai itu, namun kita tidak akan berbicara soal sejarah di sini. Ada beberapa geng bermotor yang cukup terkenal, sebut saja; ‘X’, ‘B’, ‘G’, ‘M’, dan lain-lain. Masing-masing geng tersebut memiliki anggota, dan ‘daerah kekuasaan. Untuk eksistensi geng-nya, mereka biasa melakukan konvoi di malam-malam tertentu, seperti malam Jum’at dan malam Minggu, dan entah disengaja atau tidak, masing-masing geng itu sering ketemu pada hari-hari tersebut dan bentrok, istilahnya, ‘ribut’. ‘Jimsendiri mengatakan kalau rekor ‘ributnya dalam sehari adalah 11 kali. “Waktu itu malem Minggu. Biasanya kalau lagi jalan, terus ketemu sama anak-anak motor lain yang bukan anggota kita, hanya karena saling lihat-lihatan aja kita bisa berantem. Tapi itulah yang memang kita cari. Sering kalau konvoi, kita sengaja pergi ke ‘daerahmusuh dan bikin keributan di sana.”

Perkelahian dengan senjata tajam atau bahkan (terkadang) menggunakan pistol bukan lagi hal yang baru dalam dunia gangster. Malahan, alat-alat tersebut adalah gear-gear yang terkadang sengaja di bawa setiap kali konvoi, katanya untuk ‘jaga-jaga’. Perkelahian jalanan memang tidak ada aturan, saling pukul sampai masing-masing jatuh dan berlumuran darah adalah hal yang sengaja dilakukan. Apa saja bisa dipakai untuk membela diri, lempar-lemparan batu, botol minuman, samurai, pisau lipat, golok, bahkan bambu runcing. “Pokoknya kejadiannya persis seperti di film ‘All Quiet on the Western Front’,.

Pride memang menjadi alasan bagi mereka untuk ‘ributdi jalanan. Terutama karena kebanyakan anggotanya adalah ABG yang egonya sedang tinggi-tingginya untuk menunjukan eksistensi mereka. Bagi para anggota geng bermotor, mereka mempunyai sebutan sendiri untuk menyebut ‘prideitu. Istilahnya adalah ‘Jiwa Gangster’. Ada rasa puas tersendiri bagi mereka setiap kali terlibat perkelahian jalanan dan menang. “Rasanya kita jadi orang yang lebih berani dan kuat. Istilah bahasa Jerman nya, Ubermensch!

Rasa persaudaraan yang kuat juga menjadi salah satu faktor yang menjadi alasan anggota geng untuk terlibat keributan. ‘Jimsendiri pernah tertusuk pisau saat menolong temannya yang dikeroyok oleh anggota geng lain. Tiap geng, selain berurusan dengan geng lain, juga memiliki ‘lawanyang sama, yaitu Polisi. Tidak heran, keberadaan geng bermotor yang disebut-sebut sering membuar ‘rusuhmenjadikan mereka sebagai incaran pihak keamanan. Tidak sedikit anggota geng yang akhirnya tertangkap dan masuk penjara. Namun semua itu, bagi ‘Jimadalah bentuk pelampiasan gairah masa mudanya. “Masa muda itu hanya sekali seumur hidup, lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan selama kamu bisa mempertanggungjawabkannya. Suatu saat, semua itu akan menjadi kenangan yang menyenangkan.” So, apa alasan kamu untuk berkelahi?

Human BeatBox : Ripple Rockstar Challange!

Kalian mungkin mengenal orang-orang ini sebagai ‘Rocker’. Ya, mereka mungkin terlihat tangguh diatas panggung dan selalu memasang wajah ‘gahar’ (mungkin tidak semuanya..). kali ini RIPPLE mencoba membuat kontes kecil-kecilan dimana mereka akan mengadu kekuatan dengan menggunakan mesin Arcade, Dragonforce. Mereka akan memukul sebuah target dengan sekuat tenaga dan akan terlihat siapa yang benar-benar rocker dan siapa yang loyo! Here goes!

Bandung ‘PremansArea

Kalau saya nonton film, hal yang paling menegangkan adalah ketika saya membayangkan sedang berjalan sendirian sepi di jalanan lalu tiba-tiba ada perampok datang sambil membawa pistol. Jangan berharap Spiderman datang kalau hal tersebut terjadi di dunia nyata. Kamu memang mesti memiliki safety guide sendiri sebagai bekal. Ingat daerah Bronx yang terkenal rawan bahaya tersebut di Amerika? Nah, gimana situasinya kalau kamu mesti melewati daerah rawan bahaya tersebut buat nganterin si doi? Ok, says fuck to Spidey karena kamu bisa mencari cara aman ketika berada di sebuah daerah rawan berbahaya. Saya memiliki info dari salah satu dedengkot gangsta di Bandung di mana ia akan memberikan tempat-tempat rawan berkelahi di Bandung. Cara yang paling aman sih apabila kamu menyandang sabuk hitamn karate, nah bagaimana kalau tidak? Woohooo… Do the fight ass…

Pasir Pogor (Ciwastra)

Berada di daerah timur Bandung yang panas gersang membuat suasana hati kamu juga jadi panas bukan. Hati-hati jangan gampang panas!

Do’s:
-Banyak-banyak minum air kelapa yang dijual didaerah tersebut agar hati tidak panas.Dan jangan lupa bayar agar tidak digebukin.
-Coba beramah tamah dan berbagi senyum pada orang-orang di sana.
-Coba untuk tidak terlihat mencurigakan

Don’t:
-Bersikap menantang pada penduduk sekitar.
-Bersikap mencurigakan
-Jangan terlalu berhati-hati juga karena dengan begitu kamu akan terlihat blah-bloh dan memancing orang untuk “menggoda” kamu.

Gang Mesjid (Cicadas)

Katanya salah satu rockstar Bandung yang kini telah tiada, pernah diculik di daerah ini dan terlibat perkelahian hahaha… Yah, ini adalah salah satu daerah terkenal “cadas” di Bandung. Iklim yang panas dengan tata pasar dan juga pertokoan membuat orang-orang di sini agak autis. Ok, bayangkan kalau kamu punya cewek di daerah ini dan kamu cowok barunya yang blom bisa beradaptasi. Here is the guide…

Do’s:
-Karena di gang itu jalannya sempit, kamu mesti berhati-hati kalau berkendara motor jangan sampai nabrak orang. Kalau pakai mobil, maaf kamu mesti jalan kaki buat masuknya.
-Kamu jangan memukuli pemuda daerah tersebut dengan bata
-Jangan berbicara pada orang asing

Don’t:
-Memacari cewek preman setempat
-Belagu
-Mencuri sepeda motor
-Terlibat adu mulut yang berpanjangan

Balong Gede

Daerah ini dekat sekali dengan sebuah sekolah. Kamu berada di situasi di mana kamu lagi ngeceng cewek sekolahan di daerah tersebut. Kondisinya kamu sedang melakukan pendekatan. Tapi kamu tidak ingin terlihat berbuat onar.

Do’s:
-Jangan bertindak menantang kalau tidak ingin digebukin.
-Bersikap seolah-olah kamu ada teman di daerah tersebut meski sebenarnya tidak ada karena dengan begitu orang-orang sekitar bisa lebih respek.
-Be aware

Don’t:
-Memalak siswa sekolah daerah tersebut
-Memukuli siswa daerah tersebut padahal kamu seorang, karena dengan begitu kamu lah nanti yang bakal lebih tersiksa
-Naksir cewek yang sama dengan kecengan jagoan di sekolah tersebut.

Gagak Atas (Sadang Serang)

Daerah ini cukup bersahabat jadi jangan berbuat onar. Kecuali di beberapa tempat kamu memang mesti berhati-hati. Jadi waspadalah…

Do’s:
-Memperhatikan tanda Tamu Wajib Lapor 2 X 24 Jam
-Jangan ngebut di jalan sempit
-Jangan terlibat dalam satu perkelahian

Don’t:
-Mengacak-acak daerah tersebut sambil mabuk
-Mabuk-mabukan dan ngomong seenaknya seraya nantangin berantem
-Nyuri pakaian dalam para ABG daerah tersebut

Cihampelas

Konon selain pusat jeans, daerah ini terkenal pula dengan rawan konflik antar gangsta. Wow… be prepare, kamu mesti safety guide dalam kondisi tersebut. Dan inilah dia petunjuk yang aman dan praktis dalam kondisi tersebut.

Do’s:
-Percaya pada insting kamu pada situasi yang berbahaya atau tidak
-Menghindari gerombolan gangsta bermotor kalau sudah terlihat di pelopok mata
-Mencoba bersikap tegas

Don’t:
-Memakai atribut gangsta
-Merampas motor karena bisa memicu perkelahian massal
-Menyerang daerah tersebut secara membabi-buta, karena biasanya tuan rumah yang menang.

Fighting Games

Oww.. those we’re the good old days! Jika kamu mengalami masa-masa bermain ke tempat ‘ding-dongmaka kamu pasti sudah familiar dengan games-games berikut ini. Lu juga pasti udah ngerasain malakin koin dari anak-anak yang lebih kecil (pussy!). yep. Those we’re the good old days. Owhh.. rasanya seperti mengalami orgasme saat kamu mengetahui jurus ‘hadoukenRyu atau menemukan combo-combo rahasia di Mortal Kombat. You can be the king of arcade fighting games! Semua orang akan menghabiskan koin nya untuk menghadapi mu! Ok, here’s some of the best oldskool fighting games we like, dan game-game ini bukan hanya pengisi waktu saat kamu menunggu jadwal nonton bioskop saja! Enjoi!

Double Dragon 2

Mmhh.. yang ini sebenarnya bukan fighting games, karena formatnya adalah beat’em-up. Game-game seperti ini dipopulerkan oleh Double Dragon pada tahun ’80an. Dengan gameplay tipikal dimana kamu memainkan karakter yang terus berjalan kekanan, and kick some ass along the way while grabbing bonus and power ups. Seperti biasa, diakhir tiap level kamu akan menghadabi ‘rajayang biasanya bertubuh besar dan bisa kamu kalahkan dengan memungut senjata-senjata yang berserakan seperti pisau, stik baseball dan pipa (!!). Tipe-tipe yang beginian biasanya akan menghabiskan uangmu karena kau akan kalah dan terus mencoba continue-mode nya..
Street Fighter 2

Ingat hadouken? Serangan Ryu yang bisa mengeluarkan bola api? Naahh, saking hype-nya bahkan sampai ada band new-rave yang menamakan band nya Hadouken. Ok, game yang dibuat perusahaan Capcom pada tahun 1991 ini menjadi blueprint bagi semua fighting game di masa mendatang. Tidak akan ada Tekken, Virtua Fighter bahkan Dead Or Alive tanpa game ini. Saingan terbesar perusahaan Neo Geo ini meraih perthatian gamers dengan serangan-serangan special nya yang bisa di-eksekusikan dengan kombinasi tombol-tombol yang menghasilkan animasi yang dahsyat. Everybody loves Street Fighter 2 in the old days.. dan biasanya kekalahan pada permainan dilanjutkan ke perkelahian sungguhan oleh pemain-pemain bodoh yang tidak bisa menerima bahwa mereka adalah pecundang.

Mortal Kombat

Ahh.. siapa sih yang gasuka ‘violence’? yeah, game ini adalah jawaban Midway kepada Capcom. Mereka berdua adalah saingan karena keduanya adalah perusahaan pembuat game fighting. Dengan gameplay yang menyerupai Street Fighter yang lebih dipoles. Game ini terkanal dengan fatality mode nya, dimana setelah mengalahkan musuh, player bisa membunuhnya dengan mencabut jantung musuhmu atau menjadikan musuhmu menjadi bayi (?!). game ini ditampilkan dengan visual yang super-sadis. You’ll see blood everywhere. Dinobatkan sebagai game tersadis era ’90an karena blood and gore nya. Game ini juga yang dulu pertama mendapat rating di kovernya (semacam parental advisory) karena dampaknya bisa berbahaya dan menjadikan anak-anak kecil menjadi sadis. Whoa.

VIrtua Fighter

Ini adalah game 3-D fighting pertama yang dikembangkan dari polygon graphics (grafik simetris berbentuk kotak-kotak yang terbuat dari ribuan pixel kecil. Apa itu pixel? Figure it out yourself you lazy motherfucker!). game ini cukup revolusioner pada saat itu (tahun 1993) dan menjadi blueprint bagi game-game fighting modern. Dengan kontrol yang sangat simple (3 tombol untuk memukul, menendang & bertahan). Buat kalian para nerd yang ingin merasakan rasanya berkelahi, mungkin game inilah yang paling mirip perkelahian sungguhan. Jika kamu membaca artikel ini, maka kamu juga tentunya adalah seorang kutu buku. Bah.

Gears Of War: Ripple Guide to the Best Fighting Weapons!

Prepare yourself lads. Benda-benda ini mungkin akan menyelamatkan mu di suatu perkelahian! Dari kungfu sampai silat, senjata memang tidak bisa dipisahkan dengan seni beladiri. Now when it comes to street fighting, benda-benda inilah yang sebaiknya kamu gunakan jika hendak bertempur! LET’S GET IT ON!! Huarrggghhh…!!

SODOM : Spirit Musik Thrash Tidak Akan Pernah Mati

Scene metal Tanah Air kembali diguncang oleh grup band metal pada acara bertajuk “Sodom Live in Jakarta”. Legenda band thrash metal asal Jerman ini mampu memanaskan suasana pengunjung di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, pada Senin 18 juni 2007.

Sodom merupakan band yang cukup penting dalam musik metal di dunia. Band yang berpersonilkan Tom Angelripper (vokal/bas), Bobby Schottkowski (drum),dan Bernemann (gitar) ini tampil di Indonesia dalam rangka perjalanan konser Sodom di Australia dan Far East Tour 2007.

Sodom membawakan 15 lagu, beberapa lagu diambil dari album yang tercipta pada 1980-an, di antaranya Blood on Your Lips, Wanted Dead, Outbreak of Evil, Napalm in the Morning, Sodomy and Lust,dan Sodomized. Mereka membawakan beberapa lagu yang lahir pada masa itu. Lagu-lagu tersebut mereka persembahkan untuk fans yang selalu setia dengan musik thrash sejak dulu.

Mereka menyanyikan beberapa lagu sangar dari album mini In The Sign of Evil yang telah banyak menginspirasi musik black metal. Mereka berpendapat bahwa ‘Thrash music is heavy metal’. Musik inilah yang membuat mereka tetap eksis. Lewat musik ini pula, mereka bisa mengekspresikan diri.

Aksi serta semangat mereka saat berada di atas panggung membuat para penonton tak henti-hentinya bergoyang. Mereka memberikan aura powerfull kepada para pengunjung yang didominasi anak-anak muda berpakaian serbahitam.

Trash metal tak hanya jadi idealisme,tapi juga bagian hidup para personel Sodom. Meski rambut beruban dan kulit mulai keriput,musik mereka tak berubah. Sejak Sodom terbentuk pada 1982 di Gelsenkirchen, Jerman, mereka kerap mengalami bongkar pasang personil. Tom sendiri masih belum percaya Sodom bisa bertahan hingga 25 tahun.

Meski sama-sama mengusung trash metal, nama Sodom mungkin masih kalah pamor bila dibandingkan Kreator ataupun Napalm Death. Namun, band asal Jerman bentukan 1982 ini tak pernah lelah dengan jalur musik minoritas yang mereka pilih.

Meski tidak besar, trash metal selalu eksis. Begitu pula dengan penggemarnya. Mempertahankan eksistensi pun tak mudah.

Sodom yang tampil di GOR Bulungan,Jakarta, Senin 18 juni yang lalu, membuktikan ucapannya. Sejak nomor awal hingga lagu ke-15,Tom cs sama sekali tak terlihat kelelahan. Begitu juga dengan gangguan sound di pertengahan show. Mikrofon milik Tom sempat mati saat meneriakkan bagian akhir lagu ‘The Saw is the Law’.

Dia tak lantas ngambek, gangguan teknis yang sempat mengesalkan itu langsung terlupakan. Tom kembali berteriak sambil mencabik bas gitarnya mengusung Remember the Fallen, Agent Orange, Sodomy and Lust,dan Axis of Evil. Tom bahkan sangat menikmati antusiasme penonton Jakarta. Dengan sebuah kamera handycam,Tom mengabadikan crowd yang mengepalkan tangan seraya mengucap lantang, ”SodomSodom…!.

Ruangan GOR yang hanya terisi tidak lebih dari 500 orang itu tak ubahnya sebuah pesta malam. Para metal headtakhanya asyik menganggukkan kepala, juga moshingdan ber-headbanging. ”Inilah yang saya sukai dari setiap tur. Kami selalu merasakan atmosfer dan crowd berbeda. Tidak peduli apakah konser itu full atau tidak,yang penting mereka bisa menikmati musik yang kami mainkan,” tutur Tom seusai konser.

Kabarnya, tur Sodom Australia & Far East Tour 2007 ini menjadi lintasan konser mereka yang terakhir. Baik Tom, Bern, maupun Bob mengaku ingin menikmati hari tua mereka dengan tenang. Tom dan kedua rekannya memang mulai berpikir ulang soal rencana pensiun.

Maklum,usia mereka sudah mendekati angka 60. Mungkin kalaupun nanti mereka sudah pensiun, jiwa trash tak pernah padam. Mereka berharap masih bisa terus memainkan musik ini di masa mendatang. Selama semangat dan fisik ini masih kuat, mereka mengaku akan melakukannya dengan senang hati.

Sekilas SODOM

Sodom adalah band thrash metal legendaris asal Jerman yang sangat penting dalam perkembangan musik heavy metal di dunia. Konser Sodom kali ini diramaikan oleh beberapa band lokal dan Malaysia yang menjadi band pembuka pada konser sangar tersebut. Mereka adalah Suckerhead, Noxa, Mortus, dan Negation (Malaysia).

Terinspirasi dari film klasikSodom And Gomorrah”, nama Sodom pun digunakan oleh band yang terbentuk pada tahun 1982 di Gelsenkirchen, Jerman ini. Formasi awal Sodom terdiri dari Tom Angelripper (vokal, bass), Chris Witchhunter (drum) dan Aggressor (gitar). Mereka langsung membuat lagu-lagu sendiri yang banyak terinspirasi oleh band-band seperti Motorhead, Tank, Accept dan Venom. Dua buah demo tape telah mereka rilis yang membawa mereka mendapatkan kontrak rekaman dengan perusahaan rekaman Steamhammer. Di bawah label ini Sodom merilis EP (mini album) “In The Sign Of Evil” (di kemudian hari album ini banyak menginspirasi musik black metal). Namun Aggressor hengkang dari band sebelum merilis EP tersebut dan digantikan oleh Grave Violator yang juga tidak bertahan lama. Pada debut album penuh Sodom, “Obsessed By Cruelty”, dia digantikan oleh Destructor. Setelah album ini dirilis, bagaimanapun, Destructor meninggalkan Sodom dan bergabung dengan Kreator. Destructor a.k.a.
Michael Wulf meninggal dunia dalam kecelakaan motor di tahun 1995.

Selanjutnya Sodom merilis album yang cukup menggebrak, “Persecution Maniabersama gitaris baru yang handal, FrankBlackfireGosdzik. Disusul oleh album liveMortal Way Of Life”. Album berikutnya adalah album yang membuat nama Sodom melambung tinggi, yup, “Agent Orange”, dirilis tahun 1989. Album ini terjual sebanyak 100.000 kopi di Jerman sendiri. Setelah itu, Sodom menjadi salah satu dari tiga nama besar Thrash Metal Jerman, di samping Kreator dan Destruction. Lagi-lagi, Sodom harus kehilangan gitaris berbakatnya. Blackfire lebih memilih Kreator sebagai rumah barunya dan meninggalkan rumah lamanya, Sodom. Pengganti dia adalah Michael Hoffman.

Dengan formasi ini, albumBetter Off Deaddirilis pada tahun 1990. Selama tur di Amerika Selatan, bagaimanapun, Hoffman memutuskan untuk tinggal di Brazil dan memaksa dia untuk berhenti dari band. Penggantinya adalah Andy Brings dan sebuah album baru direkam dengan titelTapping The Vein”, yang mana lebih mengarah ke death metal. Ini juga menandakan album terakhir bersama drumer Witchhunter yang telah dipecat dari band. Atomic Steif segera mengisi posisi lowong drum.

Formasi ini merilis album berikutnya, “Get What You Deserve”. Kali ini mengenyahkan pengaruh death metal dan memasukkan pengaruh hardcore. “Get What You Deservememiliki sebuah album cover yang sering dinilai aneh dan banyak fans yang kecewa dengan direksi konsep baru Sodom. Juga, hal ini menandakan pandangan internasional terhadap Sodom sebagai band thrash metal yang kehilangan kelangsungan komersialnya di sisa tahun 90-an. Pada saat ini Angelripper juga mulai bersolo karir memainkan lagu-lagu metal pengiring minum bir seperti German Sclagers dan bahkan Xmassy Carols. Sebuah album live Sodom kembali dirilis untuk mendukung album ini berjudulMaroonedLive”.

Mengusung style musik yang sama seperti album sebelumnya, albumMasquerade In Blooddirilis tahun 1995. Lagi-lagi Sodom memakai gitaris baru, Strahli, tapi dia tidak bertahan lama juga, dia dipecat karena masalah narkoba. Disusul oleh Atomic Steif meninggalkan band dan membuat Angelripper sendiri mencari para personil baru. Akhirnya dia mendapatkan Bernemann untuk gitaris dan Bobby Schottkowski untuk drumer. Ternyata formasi ini menstabilisasi band secara signifikan dan masih hingga kini.

AlbumTil Death Do Us Unitemenyuguhkan style yang satu jalur denganMasquerade In Blood”. Bagaimanapun, di tahun 1999, albumCode Reddirilis dan membentuk kembalinya sound thrash metal tahun 80-an. CD limited edition album ini menampilkan bonus CD berisi sebuah album kompilasi Tribute To Sodom (menampilkan banyak band) berjudulHomage To The Gods”. Dengan direksi musik yang sama, albumM-16dirilis, menonjolkan ketertarikan Sodom terhadap Perang Vietnam. Judulnya saja mengambil dari nama bedil otomatik. Tur panjang menyusul bersama 2 band Thrash Metal Jerman besar lainnya, Kreator dan Destruction.

Tahun 2003, sebuah dobel album live direkam di Bangkok, Thailand, berjudul ‘One Night In Bangkok”. Album terakhirnya dikasih titelSodomdirilis tahun 2006, masih dengan direksi yang sama dengan 2 pendahulunya, “Code ReddanM-16″. Titel tersebut dipilih karena menurut Angelripper, setiap band membutuhkan sebuah albumself-titled” . Bagaimanapun album tersebut sempat tertunda karena pembuatan DVD SodomLords Of Depravitymemakan waktu lebih banyak. Sodom kembali mengibarkan bendera thrash metal yang sebenarnya.

Tahiti 80 Этап агляд

Upper Room Hotel NIKKO (21 JULY 2007)
Opening Act: Pure Saturday & Sore

Pada awalnya gue merencanakan untuk menginterview mereka, tetapi ternyata gue melewatkan press conference yang diadakan pada hari kamis, dua hari sebelum hari H. okay, agar tidak terlalu cape, gue berencana untuk pergi hari jumat agar bisa istirahat dulu di rumah teman.. sehari sebelum berangkat gue menawarkan kepada seorang teman wanita untuk pergi bareng ke Jakarta. Pas besoknya sudah siap-siap berangkat, di daerah Pasteur tiba-tiba HP berdering dan ada SMS masuk: “sorii ga jadi pergi hari jumat, jadinya besok..” shiitt! Sebenarnya dia sudah meng-SMS dari malam tapi karena kesalahan provider jadinya baru keterima besoknya. Anj#*@! Wanita itu benar-benar merusak planning gue karena tau begitu gue bisa nebeng temen yang lain daripada pergi sendirian, what an asshole. Ok, saya melantur. Kembali ke Tahiti 80!

Hari sabtu saya nyasar ke daerah Fatmawati karena salah belok dan ternyata cukup jauh dari daerah sudirman dimana venue berada (Hotel Nikko). Saya telat, dan ternyata banyak juga yang telat jadi parkir agak sedikit barbar! Rekan saya sudah menunggu dekat lift dan membawa freepass nya. Saya sempat berpapasan dengan Adan Gimbal dan Ade dari PS. “tang, udah maen tuh Tahiti nya dari tadi!. Shit. I’m so fucked up. Saya telah melewatkan Pure Saturday dan Sore. Padahal ekspektasi saya sangat besar untuk melihat Pure Saturday malam itu. Setelah agak sedikit ribut dengan security karena saya membawa kamera akhirnya saya masuk juga ke-depan stage. Tahiti sedang membawakan hitsnya “1000 Times” and you can see cellphones and cameras in the air! Tidak sepenuh konser Kings Of Convenience 2 tahun lalu rupanya, walaupun lokasinya sama. Sound sangat tight dan lighting sangat tertata rapih menyesuaikan dengan beat lagu. Di kiri panggung ada layar yang menunjukan video-art retro ala space invaders. kebanyakan crowdpun sepertinya hanya tau hits-hits nya saja, jadi ketika Tahiti membawakan ‘Chinatown’, ‘Changesdan ‘Big Day’, crowd pun terdiam, padahal itu adalah beberapalagu lamanya yang cukup catchy dan upbeat. Pemain bas Pedro sangat atraktif malam itu, bahkan rekan saya sempat ngomong “wah, dia lebih cocok jadi bassisnya band emo tuh!. Hahaha, saya tertawa setelah mengingat album terakhir mereka ‘Fosburypun dirilis oleh label emo Militia Group. Setelah encore pertama, Pedro keluar menggunakan topi pandanya yang terkenal. The crowd goes wild. And guess what.. mereka say goodbye tanpa membawakan ‘Heartbeat’! What an asshole! Rupanya mereka keluar lagi setelah 5 menit! Dua encore? Yap. Mengingat encore adalah tradisi orang perancis dan karena mereka orang perancis, mungkin satu kali tidak cukup. Lagu terakhir ‘Heartbeatmembuat crowd bernyanyi dan French kissing all over the place!

Overall, ini adalah acara yang baik untuk para indie-hipster-snob dan fashionista-socialite. Panitia tampaknya berani berspekulasi gila-gilaan untuk mengundang band ini. Acara yang tersusun rapid dan schedule yang on-time patut diacungi dua jempol kalau menurut Siskel & Ebert. Hanya saja security terlampau terlalu ketat menurut saya. Saya bisa mengerti kalau rokok dan korek tidak boleh dibawa masuk, tapi kamera dan handycam?! Dengan harga tiket Rp.275000 menurut saya penonton harusnya diberi privilege untuk mengabadikan malam itu, apalagi mengingat Tahiti mungkin tidak akan ke Indonesia lagi untuk waktu yang lama. Saya pun dengan membawa ID card dari panitia dan Press Card Ripple masih harus berdebat dengan security untuk membawa kamera kedalam. Tahiti 80 nya sendiri berhasil tampil pol-pol an malam itu. Apalagi vokalis Xavier dan basis Pedro cukup mencuri perhatian. Saying sekali mereka lebih banyak membawakan lagu-lagu baru dari album ‘Fosburyketimbang ‘Wallpapaer for The Souldan ‘Puzzle’. Here’s a big thumbs up to those French-synth-pop-soul band!

Ripple Babes : Arbha Sumiarto

R:Dikota apa kamu tinggal?
A:Jakarta

R:Nama Panggilan?
A:DESIGNER ON FIRE a.k.a Arbha Kucing

R:Umur?
A:18 Years Old

R:Profesi?
A:Fashion Designer and Pattern Maker

R:Rutinitas sehari-hari yang paling disenangi?
A:Taking bajaj to ESMOD, cuz there’s like a vibrator in it

R:Bagian tubuh kamu yang mana yang paling kamu suka?Kenapa?
A:My Legs, it’s longer than my body n it’s shiny

R:Bagaimana kamu ‘attracta man?
A:If I like someone i have to get him, I’ll do anything to make him interested in me.

R:Hal apa yang paling penting yang harus dimiliki seorang perempuan?
A:Strong personality

R:Apa hal terindah yang pernah laki-laki beri ke kamu?
A:My ex was making me some film about us, so sweet..

R:Apa hal terindah yang pernah kamu beri ke laki-laki?
A:His the first one whom i made a t-shirt

R:What is ‘gentle touchfor you?
A:Sacrifice

R:Bagaimana kamu ingin diperlakukan dan dimengerti oleh laki-laki?
A:Like what am i doing to him

R:Apa yang terlintas kata-kata ‘BIGbuat kamu..
A:Don’t ask about it cuz my mind is always about porn things.. hehehheeh

R:Jika laki-laki memandang kamu, bagian tubuh mana yang kamu ingin mereka lihat?Kenapa?
A:My eyes, cuz i want to hypnotized them all

R:What is an inner beauty for you? Do you think you have one?
A:Something stronger than beauty, yes i have !!!

R:Kamu suka kecepatan tinggi kalau sedang disetirin sama pacar kamu?
A:No !!

R:Apa yang membuat adrenalin kamu naik?
A:Something extreme like bungee jumping

R:Makanan apa yang paling kamu suka? Ibarat apa makanan favorit kamu itu?
A:I like so much food, and i hate sausages the most cuz the shape reminds me something, but I really like beer even the colour just like a pee..

R:Jika ada seorang laki-laki datang sekarang, apa yang kamu mau dari dia? Apa yang kamu ingin dia lakukan?
A:Open his t-shirt, wearing boxer then doing streaptease for me..

R:Musik-band yang kamu dengerin?
A:MORRISSEY,HILLSong, The Smiths, Bjork, The Strokes, Trojan Roots, Zwan, ELVIS, Dashboard C, Scissor Sister, The Clash, Belle & Sebastian, Ramones, Placebo, A New Found Glory, The Arcade Fire, Astrud Gilberto, 2manyDJ’s, The Beatles, Bebel Gilberto, The Cardigans, Yeah Yeah Yeahs, Bob Marley, Weezer, Tiga, The Postal Service, Pink Martini, Nouvelle Vague, Not Available, New Order, Miss Kittin, Kraftwerk, Kings of Convenience, Joy Division, Interpol, Jackson 5, Gilberto Gil, Franz Ferdinand, Erlend Oye, Depeche Mode, Duran Duran, Putu Mayo, Daft Punk, Culture Club, Alphaville, Fire House, Lily Allen

R:Apa yang kamu suka dari kehidupan laki-laki?
A:The way they thinking, especially skateboarding community, cuz they are so cool n full of art

Killbite : Dance Over The Music

New Order. Sorry, can’t help it. Itu adalah dua kata yang pertama muncul di benak saya saat mendengar intro drum di lagu ‘nonsense advices’. Mari lupakanlah originalitas untuk sementara, toh tidak ada yang original juga kok musik band-band di Indonesia, at least tidak menjiplak seenaknya. Ok, siang kemarin ada paket kiriman demo berserta profil band ini dan saya pun tertarik untuk mendengarkannya. Semuanya berjumlah 5 lagu dan favorit saya adalah ‘maksimum lunatika’. Disini lirik nya cukup menarik dan elemen elektronikanya cukup nge-blend dengan intrumen-instrumen analog mereka. Rupanya band yang digawangi oleh Dian (Vokal), Upito (Bass, Synth), Cardinale (Guitar, Synth) Sani
(Drums) dan Monty (Guitar, Synth) ini secara sound banyak terinfluens oleh band-band darkwave ’80an seperti Depeche Mode dan sedikit unsur post-punk drumming ala Bloc Party, Gang Of Four dan tentunya New Order. Mereka memadukan elemen-elemen elektronika tanpa kehilangan sensitivitas pop nya. For those of you who likes post-punk-new-wave-stuff coba lihat live shows
mereka segera dan nantikan debut albumnya. They are promising.

Contact: Sony 08122347970/02291111230

Yesnowave.com Local Netlabel

Netlabel adalah salah satu alternatif dalam industri musik. Banyak yang belum mengerti dan ‘ngehdengan model indie label seperti ini. Yesnowave adalah salah satu netlabel yang berdomisili di Yogyakarta dan bisa dibilang menjadi pionir netlabel di Indonesia. Di sana kamu bisa mendownload/ mengunduh musik-musik keren yang tak bisa didapatkan begitu saja, kecuali di situs tersebut secara FREE!!! Yup, enjoy the music…

Ceritakan dulu dong sejarahYesnowave ini?
Awalnya sih sebenernya ga ada niatan untuk membuat sebuah label rekaman karena hanya sekedar ketertarikan saya (Wok the Rock) pada percepatan teknologi digital dan output produksinya terhadap kebebasan berpendapat dan berkarya di masyarakat luas. Konsep opensource bagi saya adalah sebuah konsep yang sangat brilian dan mulia yang dihasilkan oleh manusia di akhir abad 20 yang dikemudian hari diaplikasikan menjadi program populer yang benar-benar memberikan kontribusi besar bagi hajat hidup orang banyak, seperti dibangunnya situs Wikipedia, browser Firefox, perpustakaan digital The Internet Archive hingga model hak cipta karya digital di Creative Commons, dsb yang kesemuanya itu memiliki sifat yang sama, yaitu gratis, bebas dimodifikasi, adanya kemungkinan besar untuk saling berkolaborasi dan didedikasikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan yang open-mind bagi masyarakat dunia. Kaum marxis dan seniman Dadaism kuno wajib hormat dengan teknologi ini!
Beranjak dari fenomena tersebut, pada tahun 2003 bersama teman-teman di Ruang MES 56 tempat saya bekerja, kami membuat sebuah proyek pameran seni visual bertajuk “Hidden Files/Open Sources” di mana kami mengundang siapa saja untuk mengolah/merekaulang gambar-gambar yang sudah ada dengan menggunakan program olah visual digital. Proyek ini mencoba membongkar wilayah hak cipta sebuah karya seni yang dianggap ‘keramatselama ini dengan cara yang kreatif. Setelah proyek ini saya berpikir keras untuk membuat suatu karya lain dengan konsep dan metode ‘all for one and one for allgaya baru ini. Hingga saya menemukan situs band bernama Carbon/Silicon, sebuah proyek musiknya Mick Jones dan Tony James (ex- Generation X). Band ini menggarap sebuah konsep bermusik yang terinspirasi oleh teknologi internet dan file-sharing. Album-album yang mereka produksi hanya dirilis melalui situs mereka dalam format mp3 dan didownload dengan gratis. Dari sinilah gagasan saya untuk bertekad membuat sebuah proyek label rekaman yang rilisannya didistribusikan secara gratis melalui internet. Kemudian saya bikin riset dengan browsing di internet tentang ‘industrimusik dengan model seperti ini sampai kemudian menemukan sebuah kolom bernama ‘netlabeldi Internet Archive yang ternyata udah lama eksis! Hahahaaaaaa…so, tidak ada kata terlambat untuk bajingan. Here we are! Yes No Wave Music, in the interest of spreading music, rather than profit! ]

Ok, dalam salah satu kompilasi Yesnowave kalian menyatakan bahwa Yesnowave ini juga sebagai dokumentasi musik cutting edge di Indonesia. Apa yang melatarbelakangi kalian dengan hal tersebut?
Pernyataan itu hanya untuk rilisan kompilasi kami ‘Music Beyond No Borders Vol. 1′. Bukan konsep label ini sepenuhnya dan cutting-edge disini bukan dalam artian eksplorasi terkini dari musikalitasnya tapi lebih pada konsepsi sebuah band yang sepakat dengan gerakan ‘all for one and one for alltadi! Hahaaaa…

Bagaimana menurut kalian perkembangan musik digital bagi kondisi industri musik Indonesia?
‘Industrimusik digital ini tidak akan menghancurkan industri musik disini yang sudah sangat mapan. Mereka paling hanya rugi 20-30% lah tapi nggak akan bikin mereka mati dan bangkrut. Masyarakat kita kan termasuk cukup fetish terhadap benda-benda fisik yang katanya ‘originalatau ‘asli’! Toh banyak label rekaman besar disini yang memproduksi rekaman artisnya dengan kualitas produk bajakan dan mengedarkannya di pasar bajakan. Seperti halnya dengan beredarnya suratkabar online yang nyatanya tidak mempengaruhi oplah penjualan versi cetaknya.

Karakter/ genre musik yang bisa sign dengan Yesnowave apa aja? Syarat apa saja yang mesti dipenuhi?
Tidak seperti netlabel pada umumnya yang selalu identik dengan musik elektronik atau laptop musician, kami lintas genre asal tidak asal-asalan aja musiknya! Pengennya sih band-band yang progresif entah mau lo-fi atau hi-fi. Karena user sebenernya kan ga bener-bener gratis, mereka tetep membayar koneksi internetnya! Cuman ada satu syarat: Sepakat untuk mendistribusikan karyanya secara gratis melalui jaringan internet dan sadar sepenuhnya bahwa metode ini sangat rawan untuk dibajak!

Apa sih modal yang diperlukan buat membuat sebuah net label?
Kalo mau bayar, sediakan duit kira2 700 ribu untuk beli domain dan sewa hosting selama setahun. Untuk yang gratisan, situs macam MySpace dan Multiply bisa dipake sebagai kantor dan toko.

Ok, kalian bisa memberikan tips tentang bagaimana membuat sebuah net-label?
1.pahami konsep opensources (http://www.opensources.org)
2.pelajari baik-baik metode hak cipta (copyleft, copyright, share-alike, dll) di
Creative Commons License (http://www.creativecommons.org) dan pastikan
semua rilisan anda menggunakan lisensi mereka baik lagu dan artworknya.
3.Gunakan The Internet Archive (http://www.archive.org) untuk menaruh file-file
lagu dan artwork. selain untuk menghemat kapasitas hosting kalian, situs ini
mendukung lisensi Creative Commons dan memiliki jaringan netlabel dunia. 4.Gunakan program ID3 Tag editor untuk mengisi metadata pada file lagu mp3. Meskipun cuman mp3, perlakukan lagu ini dengan baik dan layak dengan mengisi informasi judul lagu, album, lirik lagu, komposernya, cover album, dll. Program pemutar lagu MusicMatch Jukebox sangat advanced di bidang ini.
5. Install program ccPublisher. Ini adalah sebuah software bikinan Creative Commons untuk meng-upload file-file anda ke Internet Archive sekaligus mendaftarkan lisensi file di CC. Download program ini di situs CC.
6. Bekerjasamalah dengan sahabat-sahabat anda yang anak band/musisi untuk menjadi artist di label kalian karena tidak mudah mendapatkan band/musisi yang sepakat dengan model netlabel di negeri yang masih ndeso dan serakah ini!
7. Jalinlah hubungan dengan netlabel2 lain untuk saling berbagi rilisan dan artis/band/musisinya.

Yang gw tangkap dari net-label model gratis atau free akan gak ada duitnya… nah, kalau masalah finansial agar si net label ini bisa terus survive kalian darimana aja?
Bikin merchandise! Seperti saya bilang tadi, masyarakat kita adalah masyarakat fetish. Mayoritas penggemar musik sejujurnya lebih suka belanja t-shirt band (entah itu idolanya atau emang lagi ‘in’) daripada beli rekamannya!

Apa kalian punya referensi/ role model dari net-label di luar Indonesia?
Oh, tentu saja ada: Opsound! (http://www.opsound.org)

Ok, bisa kalian jelaskan terlebih dahulu dengan pengertian Creative Common License tersebut karena biasanya yang namanya free-music berbenturan dengan masalah hak cipta?
Creative Commons License adalah sebuah lembaga lisensi untuk karya-karya digital baik itu tulisan, gambar, film/video dan musik. Mereka memiliki beraneka ragam pilihan lisensi dan satu karya bisa mencakup 2-3 karakter lisensi untuk memperlakukan karya tersebut. Ketika mendaftarkan sebuah karya, akan dihadapkan pada pilihan: apakah anda mengijinkan untuk keperluan komersil, apakah diijinkan untuk dimodifikasi oleh orang lain, dan ada pilihan Negara. Tapi sayangnya Indonesia belum masuk list mereka. Setelah terdaftar, anda berhak dan wajib memasang icon lisensi karya anda di tempat anda menaruh karya tersebut. Saat ini mereka sedang mengembangkan sebuah program yang bisa mengaplikasikan icon (atribut) lisensi tersebut secara embed (nempel) di tubuh file.
Jadi inti dari lisensi mereka adalah ijin (permission). Jika anda ingin menggunakan karya yg berlisensi CC, anda diwajibkan untuk minta ijin dari si empunya atau sekedar memasang icon (atribut) lisensi pada karya/situs anda. Dengan mendaftarkan karya digital anda di CC, anda sudah cukup menjadi manusia yang beradab. Eksploitasi? It’s not your sin anyway. Honestly, who can stop piracy? Apakah bangsa kita sudah cukup siap tanpa adanya pembajakan dan barang bajakan?

Rencana ke depan?
Yes No Wave Music adalah proyek seni jangka panjang saya. So, just keep going on! Makanya, buka situs kami dan tekan Ctrl+D! Jangan lupa untuk bergabung di Free Singles Club sebuah proyek bagi2 single via milis. Kirim surat kosong ke freesinglesclub-subscribe@yahoogroups.com! Mari berunduh ria dan berbagi bersama-sama!

JUKEBOX MAYHEM : SORE

Sore adalah salah satu band terbaik Indonesia versi Saya. Just in tunes with their well acclaimed debut album, Centralismo, seakan tidak bisa lepas dari pesona musik mereka yang seakan membangkitkan lagi romantisme musik kontemporer Indonesia pasca kolonialisme Yeah, Saya bertemu mereka beberapa waktu lalu dan meminta mereka menuliskan beberapa referensi album pilihan mereka untuk kamu semua. Please check them out.

Ade Firza Paloh Guitar, Vox
InterpolAntics

Buat Gw, Interpol lebih intens memainkan emosinya di album keduanya ini. Kegelapan khas Interpol disadur dengan beat-beat yang powerful sehingga terasa lebih berwarna. This is my personal fave album.
Amy Winehouse -
Back to Black

Album ini seakan mengantarkan Gw kembali ke summer di New York tahun 67. Sangat merepresentasikan urban romance.
MorrisseyVauxhall and I

Album Morrissey yang paling ‘dewasaini bermaksud mengingatkan kita akan pentingnya persahabatan dan hidup itu sendiri. Buat Gw, melodi di album ini lebih in touch dengan emosinya.

Reza Dwiputranto Guitar, Vox
Sonic YouthWashing Machine

Musiknya sangat orisinil pada zamannya. Banyak musisi sekarang yang terinspirasi dari band ini.
SadeLovers Rock

Album yang ekspresif dan relax.

EnyaAll Albums

Ketenangan selalu terasa setiap mendengarkan harmonisasi yang disusunnya.

Mondo Gascaro Piano, Keyboards, Vox
The BeatlesSgt. Peppers lonely Hearts Club Band

Album ini adalah album penting dalam sejarah rekaman musik pop. Selain itu, album ini adalah album The Beatles pertama yang Gw punya.
V/AThe birth of the Third Stream

Sebuah proyek dari komposer-komposer jazz klasik tahun 50an, seperti J.J. Jhonson, Gunther Schuller, dan lain-lain. Dalam proyek ini mereka bereksperimen untuk mempertemukan jazz dan musik klasik, yang kemudian dikenal sebagai The Third Stream dalam industri musik.
V/AOST. Badai Pasti Berlalu (Original Version)

Album soundtrack film tahun 70an ini menampilkan karya Eros Djarot yang kecemerlangannya tidak bisa dia ulangi lagi di tahun-tahun berikutnya.

Gusti Pramudya Drums, Vox
Rurouni KenshinSeisou Hen (Reflection)

Ini adalah album soundtrack scoring yang paling indah, cantik, sedih, buat Gw, juga yang paling mempengaruhi Gw dalam membuat arransemen orchestra.
The BeatlesAll Albums

Gw dengerin The Beatles dari umur lima tahun sampai sekarang.

Syaiful BahriCompilation

Beliau yang mengingatkan bahwa Indonesia itu indah.

Awan Garnida Bass, Vox
Float – 3 Hari Untuk Selamanya

Sumpah, Gw bangga banget sama band ini. veteran tapi kick ass! Orisinil, jujur, dan patut diteladanin. Simply the best band in Indonesia.
NAIFTelevisi

Pahlawan musik bangsa! Dari segi selera, cinta, perdamaian, dan mutu! Penyambung selera rakyat baik mainstream dan idealis, baik major maupun indie.
The S.I.G.I.T. Visible Idea of Perfection

Indie people yang mengharumkan nama bangsa Indonesia. So you all have to respect them! Lagu-lagu dalam album ini membakar jiwa!

Godbless Tenacious X

10 Years of No Label Stuff
@ Auditorium Sabuga, Bandung, 14 Juli 2007

Pesta Ulang Tahun Dengan Gempuran Distorsi Maksimal
“Ini adalah ulang tahun clothing termetal yang pernah ada” ucap Jill, vokalis Step Forward. Rasanya ucapan Jill benar adanya. Jika menyaksikan dari awal hingga akhir tentu kamu bakal setuju dengannya. Rasanya ini adalah gelaran metal terbesar di Bandung tahun ini. Deretan band-band metal/ hardcore papan atas mengisi acara ini dengan sempurna. Band-band yang turut berpatisipasi pun bukanlah band-band metal kacangan yang biasa ikut dalam kompetisi rokok, tapi mereka adalah deretan band-band metal yang tak bisa diragukan lagi kualitasnya. Band-band seperti Seringai, Jasad, Jeruji, Step Forward, Full Of hate, Komunal, Alone At last, Fall, Killed By Butterfly, Rosemary, take A Stand, dan Global Unity sudah pasti jadi jaminan mutu.

Udara Bandung siang itu memang cukup panas. Dan saya sudah berpikir jauh-jauh hari bahwa acara di Sabuga tentu bakal menambah lebih “panas”. Sekitar pukul empat saya sudah tiba di venue dan terlihat kerumunan orang-orang berpakaian hitam dan mayoritas bertuliskan nama band metal/ hardcore sudah cukup menggambarkan betapa ‘true’-nya acara ini. Saat itu di panggung, Alone At last sedang tampil. Cukup maksimal meski penonton belum begitu memenuhi ruangan, kecuali menonton sambil duduk pada deretan bangku yang tersedia dalam venue. Band-band sebelumnya yang sudah tampil adalah Global Unity, Rosemary, dan Take A Stand.
Selepas dari Alone At Last, break Adzan menjeda terlebih dahulu beberapa saat. Kemudian giliran band post-angry-hardcore ternama ibukota, Killed By Butterfly mencoba memperkosa distorsi massa. Terjadi pergantian line-up malam itu. Roma yang biasanya memegang bass kini memegang posisi gitaris yang biasa dipegang oleh Vicky. Sekedar info Vicky memang sedang pergi ke Australia dalam satu rangka urusan. Posisi bass pun malam itu digantikan oleh Gogo (Silent Farewell). Uniknya malam itu mereka sempat jamming dengan salah seorang penonton di panggung. Gak tahu hapal lirik gak tahu enggak tuh hahaha…

Kini gilirannya band pionir hardcore di Bandung, Full Of Hate, yang sudah tidak muda lagi, tapi entah kenapa saya selalu merasa mereka muda, dan tak hanya itu para penonton yang bersingalong pun merasa muda dengan musiknya! Tak bisa diragukan lagi, penampilan enerjik mereka sanggup mengundang penonton untuk merangsek ke depan. Setelah itu giliran Fall yang cukup membius. Musik mereka diklaim dengan shoegaze-hardcore karena nyatanya mulai dari sound hingga penampilan mereka begitu membius. Sebuah band cerdas pikir saya. Tak banyak band yang sanggup memberikan penampilan dan kualitas musikalitas dalam eksperimentasi yang dihasilkan oleh Fall. Tiada duanya lah.

Ok, acungkan tangan kamu jika merasa Jeruji tak sanggup membakar penonton di sabuga malam itu. Lebih baik kamu pulang ke rumah dan mendengarkan Samsons! Karena nyatanya Jeruji sanggup memancing massa untuk membakar suasana di Sabuga. Seketika suasana menjadi riuh, memancing saya untuk turun ke moshpit dan menyanyikan “Lawan” dan “Do The Fight” secara anthemic. Bahkan tak hanya para cowok, para cewek terlihat di moshpit seraya pogo brutal. Keren, pikir saya. Bahkan berteriak lancang, “Themfuck I love you” berkali-kali. Kharisma Themfuck tentu membuat semua orang jatuh cinta padanya.

Dan ini adalah salah satu band yang membuat saya penasaran dengan penampilannya. Maklum sudah sangat jarang mereka manggung di Bandung. Yup, beri tepuk tangan yang banyak untuk Step Forward. Sebuah band hardcore/ metal yang sudah cukup lama eksis di ibukota. Siapa lagi yang meragukan kualitas vokal Jill yang cukup mumpuni malam itu. Kualitas vokal yang jeren cukup bisa membawa suasana panas dengan penampilan mereka sekitar 45 menit tersebut. Selain itu saya setuju dengan apa yang diungkapkan Jill bahwa ini adalah ulang tahun clothing termetal yang pernah ada! Maaf, ini pesta bukan untuk telinga lembek!
Wow… salah satu headliner yang dinanti pada malam ini. Pasukan perang dari Rawa, Komunal bersiap mengacak arena dengan liar malam itu. Dodi Komunal berkata, “jika ulang tahun clothing biasanya dirayakan dengan ajep-ajep (dugem) maka ini adalah ulang tahun tercadas yang pernah ada!. Tegas. Ungkapan Dodi tersebut mendefinisikan penampilan musik mereka secara tegas. Whooo… Liar sekali penampilan mereka layaknya prajurit rawa yang mencari mangsa. Sekitar satu jam kurang mereka tampil dan membawakan lagu-lagu yang sanggup membakar massa seperti “ Aku, Kau, dan Semua Mati” hingga track andalannya, “Pasukan Perang Dari Rawa”.

Jasad segera on stage. Tak banyak omong, tapi penampilan mereka dibuktikan dengan grinding dan hentakan drum yang ultra-fast-grind malam itu. Penampilan mereka cukup brilyan.
Sayang energi penonton sudah terkuras malam itu.
Tapi acungan jempol perlu disematkan pada Jasad yang tampil begitu solid.

At last, headliner yang menutup acara ini adalah sebuah band yang bakal merilis albumnya pada bulan Agustus ntar, Seringai. Membawakan meteri album barunya seperti “Citra Natural”, “Berhenti di 15”, dan “ Mengadili Persepsi atau Bermain Tuhan”. Tak lupa pula lagu-lagu anthemic macam “Alkohol” dan “Membakar Jakarta” cukup bisa membawa penonton bersing along ria. Over all, klimaks yang cukup keren. Acara yang diadakan berkat kerjasama antara No Label Stuff (NLS) dengan Manusia Baja sebagai penyelenggara acara, cukup membawa acara ini ke level yang lebih baik dan beda dibanding biasanya. Ini adalah pesta bukan untuk telinga yang lembek! Enough.

Neighborhood From Hell #55

Again… and again… kembali Neigbourhood From Hell akan menyajikan band-band keren dari luar daerah Bandung atau Jakarta. Tak bisa dipungkiri lagi kalau Indonesia selain memiliki potensi alam, berjuta-juta band (mungkin terlalu hiperbolik yah… don’t care) telah lahir di sini. Kolom Neigbourhood ini merupakan sarana/ media/ kolom buat kamu-kamu yang merasa memiliki band keren. Karena kalau tidak keren tidak akan saya masukkan di sini hahaha… Mungkin saja dipelosok timur sana ada sebuah band yang lebih estetik dibandingkan Sonic Youth, atau siapa sangka di pelosok daerah ada sebuah band yang lebih mengheningkan dibandingkan Explosions In The Sky, atau siapa tahu band asal Lampung tak hanya Kangen Band saja akan tetapi ada yang lebih cerdas dari Lamb Of God… Yeah, semuanya sangat memungkinkan di kolom ini. Buat teman-teman di daerah yang bingung mau gimana padahal bandnya lebih metal dari Lamb Of God tapi malas buat ikutan kompetisi rock kampungan, lebih baik kirim profil kamu ke:

Www.myspace.com/ripplemagazine. tulis subjectnya: Fuck You We’re Neigbourhood From Hell…

Cranial Incisored- Yogyakarta
Sejak merilis debut album “Rebuild: The Unfinished Interpretation Of Irrational Behaviour” pada tahun 2003, band yang memainkan musik math-chaotic-metal ini mendapatkan banyak pujian. Salah satunya adalah versi remixed dari album tersebut yang dirilis oleh salah satu label Amerika, Malicious Intent Records untuk mendapatkan distribusi album yang lebih luas. Band yang terbentuk pada bulan Mei 1998 dan berpersonilkan Didit (vokal), Halim (gitar), Mal (Bass), dan Obet 9drum) ini pernah diinterview pada Ripple edisi 35. Kini mereka sedang disibukkan dengan materi baru yang akan keluar di album keduanya. Dengan memasukkan unsur jazz dalam musiknya, membuat musik mereka sangat potensial. Banyak para kritikus musik yang membandingkan musik mereka dengan Dillinger Escape Plan. Ah… saya membayangkan jika musik mereka bisa bermain di Java Jazz tentu bisa menambah khasanah musik jazz lebih seru dan variatif. Cranial Incisored adalah sesuatu yang lebih elegan, performa yang apik, dengan kualitas musik yang solid, membuat mereka layak mendapatkan banyak pujian.

Contact:
www.cranialincisored.cjb.net
chaotic_math@yahoo.com
brainstorming.dengangunting@gmail.com
www.myspace.com/cranialincisored
mobile: +62815697034

Nymphea (Bali)
Seperti yang kita tahu Bali adalah kultur musik yang sangat kental dengan nuansa Rockabilly dan street-punk yang true. Ini adalah band produk Bali yang potensial untuk masa yang akan datang. Nymphea berdiri pada Januari 2005 dan berpersonilkan Sari (vokal), Sogol (gitar), Arie (gitar), Sodick (bass) dan Risky (drum). Meski terbilang band baru, namun band ini sudah terlibat beberapa proyek kompilasi seperti Rock After School Compilation Vol. 2 rilisan Petslooser Records tahun 2006, Movie Soundtrack “3 Bersaudaratahun 2007, dan kompilasi Traxound Vol. 2 tahun 2007. Mereka berencana akan mengeluarkan debut album pada tahun ini juga. Mereka mengklaim dengan referensi eclectic mulai dari grunge, metal, hingga country. Namun pada dasarnya musik mereka masih bernafaskan aroma musik punk-rock. Influences musik mereka yaitu NOFX, GREENDAY, SYSTEM OF A DOWN, HOOBASTANK, SUPERMAN IS DEAD (BALI), BOB MARLEY, NIRVANA, SOCIAL DISTORTION, NO DOUBT, JEWEL, RAMONES, AFI, BAD RELIGION, BLACKENED (BALI), FLOGGING MOLLY, THE USED, NO USE FOR A NAME, MXPX, RANCID, dll. Hmmm… mereka membuat saya tertarik lagi untuk mengamati band punk rock dengan vokal cewek yang mantap, maybe it’s like Broody Dalle from our country hahaha…

Доля:

  • wp socializer sprite mask 16px Fight Issue
  • wp socializer sprite mask 16px Fight Issue
  • wp socializer sprite mask 16px Fight Issue
  • wp socializer sprite mask 16px Fight Issue
  • wp socializer sprite mask 16px Fight Issue
  • wp socializer sprite mask 16px Fight Issue
  • wp socializer sprite mask 16px Fight Issue
  • wp socializer sprite mask 16px Fight Issue